Rabu, 10 Juni 2026

Berita Jateng

Hindari Macet, Kondisi Jalan ke Dieng Bisa Dicek Real Time

Masyarakat dapat memantau kondisi lalu lintas, merencanakan perjalanan, dan menghindari titik kepadatan.

Tayang:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
PEMKAB BANJARNEGARA
PUSAT RITUAL DIENG - Kawasan Candi Arjuna di Dieng akan menjadi lokasi utama ritual cukur rambut anak gimbal pada puncak Dieng Culture Festival XV, 23-24 Agustus 2025, untuk melestarikan tradisi. Acara di lokasi ini akan dijaga kekhidmatannya dengan cara membatasi pengunjung, sementara masyarakat umum bisa menikmati festival di dua panggung tambahan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO -Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Wonosobo melakukan revitalisasi CCTV di sejumlah titik strategis. 


Langkah ini bertujuan mendukung keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas, sekaligus membantu masyarakat dan wisatawan memantau kondisi jalan secara real time.


Kepala Diskominfo Kabupaten Wonosobo, Kristiana Dhewi, mengatakan Wonosobo dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah. 


Setiap libur panjang, jumlah pengunjung meningkat signifikan, baik dari dalam maupun luar daerah. 


Lonjakan ini menuntut kesiapan sistem pemantauan lalu lintas agar mobilitas tetap aman dan nyaman.


"Beberapa titik CCTV sebelumnya sempat tidak berfungsi. 


Kini, perbaikan sudah dilakukan di Gardu Pandang Tieng atau Tanjakan 15 Persen, serta di Posko Nataru Alun-alun Kota Wonosobo," ujarnya, Jumat (26/12/2025).


Kedua lokasi ini termasuk titik rawan kepadatan lalu lintas. 


Selama liburan, aktivitas masyarakat di area ini juga meningkat, sehingga menjadi prioritas pemantauan.


Perbaikan CCTV meliputi peningkatan kapasitas jaringan dan penggantian perangkat pendukung. 


Tim teknis melakukan upgrading bandwidth dan replacement perangkat Mikrotik. 


Setelah perbaikan, kedua titik sudah kembali online dan dapat dipantau melalui laman resmi [cctv.wonosobokab.go.id](https://cctv.wonosobokab.go.id).


"Keberadaan CCTV publik memiliki manfaat ganda. 


Selain memantau arus lalu lintas, masyarakat bisa memantau kondisi jalan sendiri secara real time," lanjutnya.


Petugas lapangan juga dapat mengambil keputusan cepat saat terjadi kepadatan atau situasi darurat. 

Baca juga: Pati Tuan Rumah Kompetisi Nasional Piala Anak Indonesia 2025


Saat libur Nataru, ketika mobilitas tinggi, CCTV menjadi alat penting untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.


Selain dua titik yang baru diperbaiki, Wonosobo memiliki total 29 titik CCTV yang tersebar di berbagai lokasi strategis. 


Titik CCTV publik Wonosobo diantaranya Titik KM 0 Dieng, Tieng, Simpang 4 Sawangan, Simpang 3 Pahlawan, Simpang 4 Jogonegoro, Simpang 4 Honggoderpo, Simpang 4 Plaza, Simpang 4 SMP 1 Wonosobo, Simpang 4 Kodim, Simpang 4 Setda, Simpang 3 Samsat.


Kemudian Simpang 4 Bankesbangpol, Simpang 4 Titik KM 0, Simpang 3 Sidojoyo, Simpang 4 Kertek, Tol Garung, Simpang 4 Kauman, Simpang 3 Sruni, Pos Nataru Alun-Alun, Kecamatan Watumalang, Dinsospmd, dan DPRD.


CCTV ini juga menjadi sarana informasi publik. 


Masyarakat dapat memantau kondisi lalu lintas, merencanakan perjalanan, dan menghindari titik kepadatan.


Upaya ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga dan wisatawan. 


Optimalisasi CCTV di jalan strategis diharapkan dapat mengurangi risiko kemacetan, mempermudah pengawasan arus lalu lintas, dan meningkatkan keselamatan di jalan, terutama saat masa libur panjang. (ima)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved