Selasa, 9 Juni 2026

Berita Semarang

Hujan Deras, Tanggul di Mangunharjo Semarang Jebol, 300 KK Terdampak

Untuk wilayah Mangunharjo, ada 3 titik yang jebol, yaitu di RT 1, RT 6, dan RT 5. Untuk korban yang terdampak sekitar 300 KK

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/Ist/BPBD Kota Semarang
AIR DERAS - Tanggul dilaporkan jebol di wilayah Mangkang Kulon, Jumat (26/12/2025). Sepanjang kurang lebih 7 meter jebol di RT 2/RW 2. 
Ringkasan Berita:
  • Hujan deras mengguyur Kota Semarang sejak siang hingga sore hari
  • Tanggul di wilayah Mangunharjo, Kota Semarang, dilaporkan jebol di beberapa titik akibat tingginya debit air
  • Untuk wilayah Mangunharjo, ada 3 titik yang jebol, yaitu di RT 1, RT 6, dan RT 5. Untuk korban yang terdampak sekitar 300 KK
  • Di wilayah Mangkang Kulon, tanggul sepanjang kurang lebih 7 meter jebol di RT 2/RW 2, yang mengakibatkan sekitar 15 KK terdampak.

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang sejak siang hingga sore hari, menyebabkan sejumlah tanggul jebol, Jumat (26/12/2025).

Di wilayah Mangunharjo, dilaporkan tanggul jebol di beberapa titik akibat tingginya debit air.

Sekitar 300 kepala keluarga (KK) terdampak banjir limpasan.

Adapun banjir mencapai ketinggian sekitar 40cm.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto, terdapat tiga titik tanggul jebol di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.

"Untuk wilayah Mangunharjo, ada 3 titik yang jebol, yaitu di RT 1, RT 6, dan RT 5. Untuk korban yang terdampak sekitar 300 KK," kata Endro dikonfirmasi Tribun Jateng.

Tanggul jebol juga dilaporkan terjadi di wilayah Mangkang Kulon, sepanjang kurang lebih 7 meter jebol di RT 2/RW 2, yang mengakibatkan sekitar 15 KK terdampak.

Saat ini, lanjut Endro, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan BPBD, serta berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), telah melakukan penanganan di lokasi.

Baca juga: Awas! Curah Hujan Diprediksi Meningkat Akhir Tahun, Wisatawan Wajib Pantau Cuaca

Penanganan difokuskan pada penambalan darurat menggunakan sandbag di titik-titik tanggul yang jebol.

"Tim sudah di lapangan untuk melakukan penanganan darurat dengan sandbag. Karena ada beberapa titik," jelas Endro.

Ia juga menyampaikan, intensitas hujan mulai reda. Diharapkan, kondisi tersebut dapat membantu menurunkan debit air yang melimpas, sehingga aliran di Kali Plumbon kembali landai dan tidak menambah dampak genangan di permukiman warga.

"Jadi sementara ini hujan juga sudah mulai reda. Semoga air yang melimpas air yang mengalir di Kali Plumbon juga landai kembali," imbuhnya.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Mangunharjo, Munawar, menyebut empat RT di RW 4 terdampak banjir RT 1, 2, 5, dan 6.

“Untuk di RT 5, jebolan tanggul sekitar 20 meter. Dampaknya lebih besar dibanding awal musim hujan kemarin,” kata Munawar.  (idy/rad)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved