Berita Blora
Warga Plosorejo Blora Geram: Progres Proyek Jalan Baru 12 Persen padahal Target 15 Desember Selesai
Dalam papan proyek tercantum tanggal mulai 4 September 2025, dan ditargetkan selesai tanggal 15 Desember 2025 mendatang.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Progres proyek peningkatan ruas jalan Plosorejo-Sembongin, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, baru di angka 12,01 persen.
- Di papan proyek tercantum tanggal mulai 4 September 2025, dan ditargetkan selesai tanggal 15 Desember 2025 mendatang.
- Proyek peningkatan jalan tersebut dikerjakan oleh CV Bintang Timur, dengan Konsultan Pengawas dari CV Archidas Design.
- Peningkatan ruas jalan Plosorejo - Sembongin itu menggunakan anggaran sebesar Rp 1.547.908.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Blora.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA – Hati siapa yang tidak geram melihat proyek yang harusnya tinggal finishing, tapi kenyataannya baru dikerjakan sebagian kecil.
Hal ini dialami warga Desa Plosorejo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora.
Bagimana tidak, progres proyek peningkatan ruas jalan Plosorejo-Sembongin, di depan mata mereka, baru dikerjakan sekira 12,01 persen.
Padahal di papan proyek jelas tercantum tanggal mulai 4 September 2025, dan ditargetkan selesai tanggal 15 Desember 2025 mendatang.
Pelaksana proyek peningkatan jalan tersebut dikerjakan oleh CV Bintang Timur, dengan Konsultan Pengawas dari CV Archidas Design.
Anggarannya pun tak kecil dari APBD Kabupaten Blora, yakni Rp 1.547.908.000.
Adapun untuk volume peningkatan jalan tersebut, yakni jalan aspal 896 meter x 3 meter.
Progres pengerjaan yang sangat rendah itu, sempat menimbulkan pertanyaan bagi warga, apakah proyek akan dilanjutkan atau tidak.
Kepala Desa Plosorejo, Akhmad Muslih, mengatakan berdasarkan pengamatannya proyek tersebut sempat tidak ada aktivitas sekira 1,5 bulan.
"Sudah hampir 1,5 bulan tak ada aktivitas pekerjaan sama sekali, alias mandek total. Ini baru beberapa hari ada pengiriman material lagi," terangnya, Selasa (9/12/2025) malam.
Atas hal tersebut, pihaknya menyebut warga sempat berinisiatif meratakan material (gundukan batu kerikil) yang baru dikirim karena belum diratakan oleh kontraktor.
Baca juga: Profil KH Zulfa Mustofa Pj Ketum PBNU, Keponakan KH Maruf Amin
Kendati demikian, dirinya mengaku pasrah dan tidak lagi ambil pusing apakah ini akan selesai tepat waktu atau tidak.
"Dilanjut ya monggo (silakan), tidak juga tidak apa-apa. Ini untung ada hujan, waktu belum ada hujan debunya sangat mengganggu," keluhnya.
Sementara itu, Konsultan Pengawas dari CV Archidas Design, Heru Didik Kurniawan, mengatakan progres peningkatan jalan Plosorejo - Sembongin baru di angka 12,01 persen.
Menurutnya, keterlambatan disebabkan oleh serangkaian kendala material.
"Realisasi pekerjaan hingga hari ini baru mencapai 12,01 persen. Dimungkinkan (proyek) bakal telat," jelasnya.
Didik menyampaikan, hambatan utama terjadi pada bulan pertama, yakni kesulitan dropping Lapis Pondasi Agregat (LPA) akibat adanya pekerjaan lain di kanan-kiri jalur.
Masalah berlanjut di bulan berikutnya dengan adanya kelangkaan LPA di pasaran.
"Bulan pertama memang ada kendala, sebab kesulitan mencari jalan masuk. Sempat masuk (material) tapi belum terpenuhi. Selanjutnya terjeda lagi sampai dengan bulan Desember ini. Total hampir 1,5 bulan mandek," terang Didik.
Didik berharap pekerjaan LPA dapat segera diselesaikan pertengahan minggu ini untuk dilanjutkan dengan pengaspalan yang ditargetkan rampung dalam dua hingga tiga hari.
Baca juga: Soal Tambang Baseh, Bupati Sadewo: Saya Suda Lapor Gubernur, Lihat Kejadian Sumatera Saya Juga Takut
"Untuk hari ini, pekerjaan dilanjutkan dengan pengiriman 2 dump truck material. Jalan yang diperbaiki memiliki lebar 3 meter dengan panjang 896 meter dan ketebalan aspal 10 cm."
"Saya harapkan Kamis (11/12) LPA sudah bisa selesai. Selanjutnya kita genjot aspal selama 2-3 hari selesai. Keterlambatan mungkin di pengurukan bahu jalan," terangnya.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, pihak kontraktor dari CV Bintang Timur belum memberikan keterangan secara resmi terkait proyek tersebut.(Iqs)
| Hasil Pleno Tetapkan KH Zulfa Mustofa Pj Ketum PBNU Gantikan Gus Yahya |
|
|---|
| 2 Peserta Meninggal, Disporapar Jateng evaluasi Ajang Lari Siksorogo Lawu Ultra |
|
|---|
| Sadewo Bisa Apa soal Tambang yang Didemo Warga, Ngaku Pusing |
|
|---|
| Soal Tambang Baseh, Bupati Sadewo: Saya Suda Lapor Gubernur, Lihat Kejadian Sumatera Saya Juga Takut |
|
|---|
| BEAKING NEWS- Masyarakat Peduli Kebondalem Gelar Demo di Alun-alun Purwokerto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/proyek-jalan-blora-lelet.jpg)