Berita Pekalongan
Sempat Dikira Boneka, Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Rawa Yosorejo Pekalongan
Mayat seorang pria ditemukan mengapung di rawa-rawa wilayah Yosorejo, Kabupaten Pekalongan, Sabtu sore. Tubuhnya sempat dikira boneka.
Penulis: Indra Dwi Purmomo | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di rawa-rawa wilayah Yosorejo Pekalongan, Sabtu sore.
- Mayat pria ini ditemukan seorang warga yang tengah menjaring ikan.
- Korban diduga telah meninggal 4-5 hari sebelum ditemukan.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Pencarian ikan yang dilakukan Kirun (35), warga Desa Boyoteluk, di rawa-rawat di Dukuh Sumurwetan, Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (6/12/2025) sore terhenti.
Rasa penasaran melihat benda mengapung membuat Kirun mendekatinya.
Tak disangka, benda yang awalnya dikira boneka itu ternyata mayat seorang pria.
"Posisi korban dalam keadaan tengkurap dengan kaki menekuk ke atas," kata Kapolsek Sragi AKP Turkhan saat dikonfirmasi, Minggu (7/12/2025).
Baca juga: Gelapkan Uang Tabungan Lebaran Rp220 Juta, Warga Pekalongan Ditangkap saat Kabur ke Yogyakarta
Kirun kemudian melaporkan temuannya ini kepada ketua RW setempat, Ahmad Prayitno.
Laporan itu kemudian diteruskan ke Kepala Desa Boyoteluk Taswono (48) yang kemudian dilaporkan ke Polsek Sragi.
Petugas Polsek Sragi bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan, PMI, dan BPBD Kabupaten Pekalongan yang tiba di lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah.
"Jasad korban kemudian, dibawa ke RSUD Kraton guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.
Dari hasil olah TKP, korban ditemukan dalam posisi tengkurap di rawa-rawa yang berjarak sekitar 300 meter dari permukiman warga, tepatnya di sebelah timur tanggul sungai Desa Yosorejo.
Saat ditemukan, korban masih memakai kaus oblong berwarna kuning bertuliskan 'Kontaf', celana pendek berwarna hitam, serta kemeja bermotif lurik berwarna putih.
Diperkirakan 4-5 Hari
Berdasarkan pemeriksaan dr Rama dari RSUD Kraton, belum diketahui pasti penyebab kematian korban.
Namun, korban diduga kuat meninggal akibat tenggelam di rawa-rawa.
Baca juga: Kejari Pekalongan Hentikan Kasus Kredit Macet Budi Daya Porang, 198 Debitur Bayar Tunggakan Rp14,4 M
Kondisi tubuh korban yang telah mengalami pembusukan menunjukkan korban diperkirakan meninggal sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan.
"Korban diperkirakan berusia di atas 50 tahun, dan saat ini masih dalam proses identifikasi oleh tim Inafis," ujarnya.
pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematian.
"Kami juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat," tambahnya. (*)
| Marbot di Pekalongan Dapat Insentif Rp950 Ribu setelah Dipotong Pajak, Langsung ke Rekening Pribadi |
|
|---|
| KPK Terus Dalami Kasus Outsourcing Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua DPRD Pekalongan Diperiksa |
|
|---|
| 99 Km Jalan Rusak di Pekalongan Diperbaiki Tahun Ini setelah Pembangunan Gedung DPRD Ditunda |
|
|---|
| Rencana Mie Gacoan Pekalongan Terapkan Parkir Elektronik Ditolak Warga, Khawatir Pekerjaan Hilang |
|
|---|
| DPRD Kabupaten Pekalongan Menyerah, Legawa Proyek Gedung Baru Ditunda demi Perbaikan Jalan Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/07122025-penemuan-mayat-di-yosorejo-siwalan-pekalongan.jpg)