Minggu, 12 April 2026

Berita Brebes

Pengendara Honda Scoopy Tertemper KA Kaligung di Bulakamba Brebes, Korban Terlempar 10 Meter

Pengendara Honda Scoopy tewas tertemper KA Kaligung di perlintasan tanpa pintu di Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Brebes.

Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK POLSEK BULAKAMBA
EVAKUASI - Warga dan Polsek Bulakamba mengevakuasi pemotor Honda Scoopy yang tewas setelah tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat (24/10/2025). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES – Seorang pengendara sepeda motor tewas tertemper kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat (24/10/2025).

Korban diketahui bernama Munari (59), warga Desa Bangsri RT 04 RW 09, Kecamatan Bulakamba.

Kapolsek Bulakamba AKP M Afandi mengatakan, informasi kecelakaan ini diterima polisi dari perangkat desa setempat, Sahari (43).

Keterangan dari sejumlah warga, saat kecelakaan, Munari mengendarai motor Honda Scoopy berwarna hitam, melaju dari arah barat menuju timur.

Baca juga: Warga Tengki Brebes Geger Temukan Pria Terkapar di Jalan, Tangis Istri Ungkap Identitas Korban

Korban sempat berhenti di antara jalur kereta double track yang memisahkan jalur selatan dan utara.

Saat itu, dua kereta api tengah melintas di kedua rel, dari arah berlawanan, satu dari arah timur ke barat dan satu lagi dari arah barat ke timur.

"Setelah kereta dari arah timur ke barat lewat, korban mencoba melintasi rel menuju arah selatan," katanya.

Namun, posisi sepeda motor korban diketahui terlalu dekat dengan jalur rel sehingga saat KA Kaligung relasi Cirebon-Semarang melaju dari barat ke timur, motor korban tertabrak.

"Benturan keras membuat korban dan motornya terpental sekitar 10 meter ke arah timur."

"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian."

"Dua penjaga perlintasan yang berada di sekitar lokasi, langsung menghubungi perangkat desa serta melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian," kata Afandi saat dikonfirmasi.

Afandi mengatakan, Unit Reskrim Polsek Bulakamba yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban.

"Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah dan telah menandatangani surat pernyataan resmi."

"Jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," ungkapnya.

Baca juga: Proyek SMP Negeri 2 Bantarkawung Brebes Senilai Rp 1,77 Miliar Tapi Buruh Bangunan tak Dibayar

Kapolsek Bulakamba mengimbau masyarakat selalu berhati-hati dan mematuhi aturan keselamatan saat melintasi perlintasan kereta api, terutama di jalur tanpa palang pintu.

"Pengendara diharapkan tidak memaksakan diri melintas saat kereta belum benar-benar lewat sepenuhnya. Keselamatan harus diutamakan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved