Selasa, 21 April 2026

Berita Jateng

Tanggapan Kahudi Usai Dikabarkan Latih Persiku

Merespons kabar tersebut, Kahudi mengaku belum ada komunikasi dari manajemen Persiku

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: khoirul muzaki
HERMAWAN ENDRA
WAWANCARA : Pelatih kepala PSIS Semarang, Kahudi Wahyu Widodo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Eks pelatih PSIS Semarang Kahudi Wahyu dikabarkan bakal menjadi pelatih Persiku Kudus. Rumor ini berkembang setelah sebelumnya pelatih Persiku Kudus Alfiat mengundurkan diri setelah Macan Muria mengalami serangkaian kekalahan.


Merespons kabar tersebut, Kahudi mengaku belum ada komunikasi dari manajemen Persiku terhadapnya.


"Belum ada apa-apa. Belum ada telepon, kemarin sempat aku masukin say hallo sama seseorang," kata Kahudi, Kamis (23/10/2025).


Meski demikian, Kahudi rupanya ikut mengamati Persiku Kudus sejak awal. Termasuk saat pertandingan kontra PSIS Semarang, Kahudi mengamati saksama tim berjuluk Macan Muria. Kahudi menilai, Persiku memiliki komposisi pemain yang cukup bagus. Hanya saja ada problem saat ini yang dialami Persiku berkutat pada lini belakang. Dan masih ada beberapa kekurangan di lini tengah.


"Kalau striker bagus tajam. Kalau sama gelandang jaraknya jauh, kalau kena serangan balik agak repot. Defense bermasalah, kalau dapat bola bingung dilempar ke mana. Ini kalau barisan bertahan lawan bagus bisa repot, tapi kalau tim bertahan lawan jelek, ya oke," kata Kahudi.


Lebih lanjut Kahudi mengatakan, kalau memang ada tawaran dari manajemen Persiku Kudus, dia tidak menolak tawaran tersebut. Dia berkenan untuk ikut serta memperbaiki nasib Persiku Kudus dalam mengarungi Championship 2025/2026.


"Yang penting kompak semuanya mau kerja keras pasti ada hasilnya. Materi pemain bisa tambah 5 orang yang inti itu. Syukur kalau bisa lebih, tapi ya tergantung budget," katanya.

Baca juga: Banjir Melanda Wilayah Tlogosari Semarang, Warga Mengungsi


Yang terpenting menurut Kahudi, kalu mau meniti hasil yang memuaskan, perlu ada konsistensi. Tidak perlu muluk-muluk dalam menggantungkan mimpi.

 Dia lebih memilik untuk realistis. Termasuk bagi Persiku Kudus, menurut Kahudi harus realistis. Yang penting tetap bertahan di Championship atau Liga 2 itu sudah bagus.


"Kemudian yang tidak kalah penting itu yang perlu dihitung terutama masalah keuangan. Mending menata keuangan, nanti selebihnya selain itu ditata bersama," kata dia.

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved