Berita Banyumas
Banyumas Bakal Jadi Produsen Susu, Dapat Tambahan 600 Sapi Perah Impor Lewat BBPTUHPT Baturraden
Banyumas diproyeksikan sebagai penghasil susu segar nasional. Kementan bakal menambah 600 ekor sapi perah impor ke BBPTUHPT.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- BBPTUHPT Baturraden bakal menerima tambahan 600 ekor sapi perah impor dari Kementerian Pertanian.
- Tambahan sapi perah ini diharapkan bisa meningkatkan produksi susu harian menjadi 18 ribu liter per hari.
- Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mencukupi kebutuhan susu nasional yang selama ini, 80 persen di antaranya masih dipenuhi lewat impor.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Produksi susu segar di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diproyeksikan meningkat dua kali lipat dalam beberapa tahun ke depan.
Target ini ditetapkan setelah Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) merencanakan tambahan 600 ekor sapi perah impor.
Sapi-sapi itu akan dikembangkan di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Dr drh Agung Suganda mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan produksi susu segar dalam negeri.
"Penambahan 600 ekor sapi perah impor ini adalah wujud nyata komitmen Kementan melalui Ditjen PKH."
"Tujuan utamanya sangat jelas, yaitu memperkuat dan meningkatkan produksi susu segar dalam negeri," katanya.
Saat ini, lebih dari 80 persen kebutuhan susu nasional masih dipenuhi lewat impor.
Menurutnya, kondisi ini harus dibalik secara bertahap.
Tingkatkan Produksi Susu Hingga 18 Ribu Liter Per Hari
Menurut Agung, BBPTUHPT Baturraden dipilih sebagai lokasi pengembangan karena memiliki infrastruktur yang memadai, sumber daya manusia yang kompeten, serta pengalaman panjang dalam bidang pembibitan ternak perah.
Rencananya, sapi-sapi perah impor tersebut akan mulai masuk ke kandang BBPTUHPT Baturraden paling lambat pada November 2026.
Sementara itu, Kepala BBPTUHPT Baturraden Dani Kusworo menjelaskan, tambahan populasi sapi perah akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi susu nasional.
Saat ini, BBPTUHPT Baturraden memproduksi sekitar 7.800 liter susu per hari yang berasal dari 520 ekor sapi laktasi.
"Dengan penambahan 600 ekor sapi perah, produksi harian ditargetkan meningkat hingga 18 ribu liter per hari atau sekitar 6,5 juta liter per tahun," ujar Dani dalam rilisnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (9/6/2026).
Menurut Dani, peningkatan produksi susu tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai program pemenuhan gizi masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah.
| Pemkab Banyumas Hapus Denda Tunggakan PBB-P2, Berlaku Hingga 31 Agustus 2025 |
|
|---|
| Seniman Banyumas Melunak, Persilakan Pembangunan KDMP di Taman Budaya Sotedja dengan Syarat |
|
|---|
| Dua Kali Raih Penghargaan Nasional, Eks Pegawai Berprestasi Mandiri Purwokerto Kini Ditahan |
|
|---|
| Gunakan Modus Skema Ponzi, Eks Pegawai Berprestasi Bank Mandiri Taspen Purwokerto Tipu Pensiunan |
|
|---|
| Apa Saja yang Ada di Dalam Festival Lampu Lumiland Purwokerto? Hadir di Taman Maskemambang 47 Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260609-banyumas-dapat-tambahan-600-sapi-perah-impor-untuk-produksi-susu.jpg)