Berita Jateng
Kawal Uang Negara, BEM UMP Buka Posko Aduan MBG dan KDMP
BEM KM UMP akan Buka Posko Aduan tidak hanya berhenti pada aksi turun ke jalan
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS- Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banyumas Raya menggelar aksi demonstrasi besar-besaran guna mengevaluasi jalannya program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran.
Aksi ini menjadi panggung bagi para mahasiswa untuk menyuarakan keresahan masyarakat terkait stabilitas ekonomi dan pengawasan program nasional.
Presiden Mahasiswa BEM KM Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Yoga Dwi Yuwono, menegaskan, mahasiswa akan terus berdiri di garis depan sebagai mitra kritis pemerintah. Dalam aksi tersebut, BEM KM UMP membawa sejumlah tuntutan mendasar yang menyentuh langsung hajat hidup orang banyak.
Dalam pernyataan sikapnya, Yoga Dwi Yuwono selaku Presiden BEM KM UM Purwokerto menyampaikan poin-poin krusial yang menjadi fokus evaluasi mahasiswa, di antaranya:
1. Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok dan BBM, Kami mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah taktis guna menstabilkan serta menurunkan harga kebutuhan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dinilai kian membebani daya beli masyarakat.
2. Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Program nasional Makan Bergizi Gratis tak luput dari sorotan. Mahasiswa meminta adanya evaluasi menyeluruh terkait implementasi di lapangan agar program ini tepat sasaran dan tidak menyisakan celah masalah.
3. Evaluasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pembangunan dan jalannya program Koperasi Desa Merah Putih dituntut untuk ditinjau ulang demi memastikan asas kemanfaatan yang nyata bagi perekonomian masyarakat desa.
Kawal Uang Negara
BEM KM UMP akan Buka Posko Aduan tidak hanya berhenti pada aksi turun ke jalan, BEM KM UMP juga mengambil langkah konkret untuk mengawal kebijakan ini dari hulu ke hilir. Sebagai bentuk komitmen nyata, mereka resmi membuka Posko Aduan Rumah Aspirasi MBG & KDMP.
"Kami BEM KM UM Purwokerto juga akan membuka Posko Aduan Rumah Aspirasi MBG & KDMP terkait penyelewengan yang terjadi di masyarakat. Posko ini kami gunakan untuk pencegahan tindakan korupsi yang merugikan negara," ujar Yoga Dwi Yuwono dalam keterangannya, Minggu (14/6/2026).
Melalui Rumah Aspirasi ini, mahasiswa mengajak seluruh lapisan masyarakat Banyumas untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan atau penyelewengan dalam penyaluran Program Makan Bergizi Gratis maupun pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih.
Langkah preventif ini diharapkan mampu membendung potensi tindak pidana korupsi yang dapat merugikan keuangan negara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Demo-BEM-UMP.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.