Kamis, 28 Mei 2026

Kebumen Berdaya

Melihat Lebih Dekat Tambak Udang Modern Kebumen yang Bikin Prabowo Kagum

Presiden RI Prabowo Subianto melakukan panen raya udang vannamei di lokasi BUBK

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Agus Iswadi
SAMBUTAN. Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan sambutan seusai mengikuti panen raya di BUBK Kebumen yang terletak di Desa Tegalretno Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen, Sabtu (23/5/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN- Presiden RI Prabowo Subianto melakukan panen raya udang vannamei di lokasi Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5).

Presiden Prabowo didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono terlibat langsung panen udang bersama para pekerja lokal di tengah tambak saat melakukan panen.

"Saya hadir menyaksikan panen raya udang, ini sudah tiga tahun dan hasilnya sudah tingkat tertinggi, tingkat dunia. Sangat menjanjikan," ujar Presiden Prabowo di lokasi panen.

Presiden Prabowo memastikan pemerintah terus mendorong produksi udang nasional, di antaranya melalui pembangunan budidaya terintegrasi di Waingapu seluas 2.000 hektare, dan tambak udang di Sulawesi Utara seluas 200 hektare.

"Yang harus kita dukung adalah proyek yang produktif, yaitu menciptakan lapangan kerja, menghasilkan nilai tambah, menambah kekayaan bangsa indonesia, menambah penghasilan rakyat kita," tegasnya.

Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono menyebut panen raya kali ini merupakan siklus ke-delapan sejak BUBK Kebumen diresmikan tahun 2023.

Seluruh hasil panen raya yang diperkirakan mencapai 80 ton telah diserap pelaku usaha lokal dengan harga jual rata-rata 70.000 per kilogram.

Pihaknya memastikan tambak modern seluas 100 hektare ini terus berproduksi untuk mendukung peningkatan daya saing udang nasional di pasar global.

 Kegiatan budi daya udang di 139 petak produksi mengacu pada prinsip best practice, didukung fasilitas intake, tandon, saluran inlet dan outlet terpisah, kolam produksi, sampai IPAL yang ramah lingkungan.

"Ini semua hasil panen raya sekitar 80an ton untuk dieskpor. Ekspor udang kita itu paling besar ke Amerika, kemudian China dan Jepang," ujar Menteri Trenggono.

Menilik data, nilai ekspor udang nasional mengalami peningkatan di tahun 2025 dengan nilai mencapai USD 1,87 miliar. Nilai itu lebih besar dari dari dua tahun sebelumnya di angka USD 1,68 miliar (2024) dan USD 1,73 miliar (2023).

Baca juga: Lihat Kesuksesan Tambak Udang Kebumen, Prabowo Minta Jajarannya Tunda Bangun Kantor

Sebagai informasi, total luas BUBK Kebumen mencapai 100 hektare, dengan luas area terbangun 65 hektare diantaranya yang meliputi gedung perkantoran, serana prasana pendukung kegiatan budidaya, hingga kolam-kolam produksi yang jumlahnya 139 petak.

Operasional BUBK Kebumen berhasil menyerap 645 orang tenaga kerja lokal.

Panen raya udang vannamei siklus ke-8 di BUBK Kebumen turut dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mensekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wamen KP Didit Herdiawan Ashaf, Wamen Pertanian Sudaryono, Wamen Kemkomdigi Angga Raka Prabowo, hingga pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI.

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved