Berita Purbalingga
Purbalingga Sepi, Buruh Pilih Senam dan Jalan Sehat Peringati Hari Buruh
Alih-alih diwarnai aksi demonstrasi, ribuan buruh justru diajak menikmati suasana rekreasi melalui jalan sehat dan senam bersama
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA -Perayaan Hari Buruh Internasional (MayDay) 2026 di Kabupaten Purbalingga tampil berbeda.
Alih-alih diwarnai aksi demonstrasi, ribuan buruh justru diajak menikmati suasana rekreasi melalui jalan sehat, senam bersama, hingga berburu doorprize di objek wisata.
Kegiatan dipusatkan di Purbasari Pancuranmas, Jumat (1/5/2026), dengan melibatkan buruh beserta keluarga mereka dalam suasana penuh kebersamaan.
Acara jalan sehat dibuka langsung oleh Fahmi Muhammad Hanif yang hadir bersama istri, Sekda, serta jajaran Forkopimda.
"Jalan sehat ini menjadi agenda yang positif di MayDay ini, bermanfaat untuk semuanya dan menyehatkan," kata Fahmi kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis.
Ia berharap momentum MayDay tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja di Purbalingga.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
Rangkaian kegiatan tidak hanya berhenti pada jalan sehat.
Para peserta juga mengikuti senam bersama serta memanfaatkan berbagai layanan publik yang disediakan di lokasi, seperti perpanjangan SIM, pembayaran pajak kendaraan, hingga cek kesehatan gratis.
Menariknya, para buruh mendapatkan akses gratis masuk ke kawasan wisata, sementara keluarga dan kerabat memperoleh tiket dengan harga terjangkau.
Suasana semakin meriah dengan pembagian berbagai doorprize yang disiapkan panitia.
Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Purbalingga, Mukodam, menyampaikan konsep MayDay tahun ini sengaja dikemas lebih rekreatif.
Menurutnya, kondisi hubungan industrial di Purbalingga saat ini cukup kondusif, dengan kontribusi besar dari buruh dan pengusaha terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
"Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Purbalingga pada tahun 2025 tercatat mencapai 5,92 persen.
Tentu capaian tersebut tidak lepas dari peran para pekerja," ujarnya.
Meski demikian, Mukodam mengakui dinamika ketenagakerjaan seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) masih bisa terjadi.
Baca juga: Buruh di Purwokerto Keluhkan Harga Sembako Mahal
Namun pemerintah daerah terus berupaya menjaga keseimbangan dengan meningkatkan serapan tenaga kerja, termasuk mendorong sektor UMKM sebagai alternatif bagi pekerja terdampak.
Sementara itu, Ketua panitia, Maryoto, menjelaskan kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
"Kegiatan ini mengusung tema Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja," katanya.
Kegiatan yang terselenggara atas kolaborasi Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama Apindo, SPSI, FKHR Purbalingga, serta pengelola objek wisata ini menjadi simbol kuatnya hubungan tripartit di daerah.
Selain menghadirkan hiburan, perayaan MayDay di Purbalingga juga diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pekerja. (jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/mAY-dAY-PUrbalingga-damai.jpg)