Kamis, 30 April 2026

Berita Banyumas

Daftar Jalur Alternatif saat Jembatan Serayu Banyumas Ditutup Total Mulai Juni

Kendaraan berat dan bus dari arah Kebumen, Jogja, Banjarnegara akan dibelokkan ke Buntu, melewati Menganti, Rawalo, ke Purwokerto

Tayang:
Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati
JEMBATAN SERAYU - Pengendara melintas di Jembatan Serayu Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (22/4/2026). Jembatan yang melintas di atas Sungai Serayu Banyumas itu akan ditutup total selama 45 hari mulai pertengahan Juni hingga Juli 2026. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS- Demi mencegah kerusakan yang lebih parah, Jembatan Serayu Banyumas akhirnya akan direhabilitasi total dengan penutupan penuh selama 45 hari.


Infrastruktur vital ini akan ditutup mulai pertengahan Juni hingga akhir Juli 2026.


Adapun kondisi lantai plat jembatan sudah keropos setelah lebih dari tiga dekade digunakan.


Selama penutupan tersebut, bakal dilakukan rekayasa lalu lintas kendaraan berat dengan tonase diatas 8 ton dialihkan lewat Buntu - Menganti - Rawalo.


Penutupan total dimulai 15 Juni - 30 Juli 2026.


Selanjutnya akan ada sosialisasi terhadap warga terdampak sebelum penutupan 


PPK 2.2 Provinsi Jawa Tengah, Nandang Sungkono mengungkapkan, terkait waktu penutupan tersebut merupakan hasil kesepakatan dari berbagai pihak.


Mulai dari Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan, Camat Banyumas, Camat Kalibagor, Satlantas, Polsek, dan juga Koramil setempat.


"Ada beberapa masukkan tadi seperti menunggu waktu anak-anak sekolah selesai ujian, dan juga menyesuaikan adanya beberapa event nasional di Kota Lama Banyumas," paparnya.

Baca juga: Aktivitas Meningkat Tajam, Suhu Kawah Gunung Slamet Capai 460 Derajat Celsius


Ia menjelaskan, estimasi pekerjaan pergantian lantai plat Jembatan Serayu Banyumas memakan waktu 45 hari.


Pihaknya mengatakan kondisi plat lantai jembatan sudah keropos.


"Kita ganti setelah 34 tahun, sudah waktunya diganti sebelumnya hanya pemeliharaan berkala," terangnya. 


Ia menegaskan, pihaknya tidak membangun jembatan sementara dengan beberapa pertimbangan.


"Pertama, karena bentang lebar sungai terlalu panjang. Kedua, karena tidak ada lahan," jelasnya. 


Adapun penanganan pekerjaan Jembatan Serayu meliputi galian perkerasan aspal, pergantian ekspantion joint, patching beton, pengecatan tiang pancang, pergantian baja ikatan angin jembatan, pekerjaan sand blasting.


Kemudian pengecatan baja, pergantian elastomer, perbaikan karet penahan gempa, penggantian angkur, perbaikan dinding penahan tanah.


Alokasi anggaran yang dikeluarkan adalah Rp2,6 miliar.


Dengan pekerjaan yang utama itu pergantian lantai jembatan panjang 69,30 meter. 


Nandang bercerita, berdasarkan hasil survei lapangan kondisi Jembatan Serayu harus segera direhab.


Nilai kondisinya setelah disurvei mendapatkan nilai kondisi 3, artinya mesti segera ditangani terutama lantai platnya.


"Kalau tidak ditangani akan lebih parah. Memang perlu kita tangani dengan pergantian lantai plat," ungkapnya. 

Alternatif

Ia sampaikan, nanti akan ada rekayasa lalu lintas.


Kendaraan berat dan bus dari arah Kebumen, Jogja, Banjarnegara akan dibelokkan ke Buntu, melewati Menganti, Rawalo, ke Purwokerto.


Kendaraan berat dari arah Purwokerto ke arah Kebumen, Banjar dan Jogja akan dilewatkan Rawalo, Sampang Buntu tonase diatas 8 ton. 


Untuk kendaraan ringan ia jelaskan, bisa melintas Banyumas - Mandirancan - Pegalongan - Purwokerto.


"Dari Banjarnegara kita juga bisa lewatkan Purbalingga, Panican, Linggamas, Sokaraja, Purwokerto untuk kendaraan ringan," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (22/4/2026). 


Untuk teknis pengerjaan nantinya ia sampaikan, bakal dilakukan dua shift dan dilembur 24 jam.


"Kita dorong agar bisa cepat lebih selesai dari target estimasi pengerjaan. 


Kami mohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan ini, tapi ini demi kebaikan yang lebih besar lagi," paparnya.


"Jadi kami minta masukkan pasnya tanggal berapa, jadi semua pihak bisa menerima keputusan tersebut. 


Kalau dari kami ingin agar lebih cepat pengerjaan lebih baik, tetapi kami tidak boleh egois kami harus melihat kebutuhan masyarakat," terangnya.


Sementara itu Camat Banyumas Jakarta Tisam mengatakan siap mendukung kelancaran pekerjaan paket preservasi Jalan Buntu - Banyumas - Ajibarang yaitu pergantian plat lantai Jembatan Serayu.


"Ini perlu waktu dan sosialisasi secara baik, karena memang informasinya akan ditutup total karena platnya diganti," ujarnya.


Ia menyarankan, agar waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut bisa disesuaikan dengan agenda event di Kota Lama Banyumas.


"Mudah-mudahan disesuaikan dengan agenda-agenda kami, karena kami punya kalender event untuk Kota Lama Banyumas," paparnya.


Kemudian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas Kresnawan Wahyu Kristoyo mengatakan, Jembatan Serayu sangat vital peranannya bagi masyarakat. 


Pihaknya berharap, pekerjaan pergantian lantai Jembatan Serayu bisa dipercepat waktu pengerjaannya.


Ia mengatakan sudah konsekuensi apabila ada pembangunan menimbulkan dampak penutupan jalan dan apabila selama 45 hari bisa dipercepat itu lebih baik. (jti) 

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved