Berita Cilacap
Warga Cilacap Waspada, Cuaca Berpotensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Warga Kabupaten Cilacap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca hujan dan gelombang tinggi
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Warga Kabupaten Cilacap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca hujan dan gelombang tinggi yang diprakirakan terjadi pada Sabtu (24/1/2026).
Berdasarkan laporan kondisi cuaca pagi hari pukul 08.00 WIB, wilayah Cilacap terpantau berawan, dengan potensi hujan ringan yang dapat terjadi sepanjang hari.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo, mengatakan kondisi cuaca tersebut perlu mendapat perhatian, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dan wilayah pesisir.
“Untuk hari ini, Cilacap diprakirakan mengalami hujan ringan dengan arah angin dari barat hingga utara, kecepatannya berkisar 10 sampai 30 kilometer per jam,” kata Taryo, Sabtu (24/1/2026).
Selain hujan, lanjut Taryo, potensi gelombang laut tinggi juga perlu diwaspadai, khususnya oleh nelayan dan pengguna jasa laut di perairan selatan Cilacap.
“Berdasarkan peringatan dini BMKG, tinggi gelombang di perairan selatan Cilacap berpotensi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter dan masuk kategori tinggi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi oleh pola angin yang bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan mencapai 25 knot di wilayah perairan selatan Jawa.
“Gelombang setinggi ini berpeluang terjadi di perairan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo, sehingga kami mengimbau nelayan kecil dan pengguna perahu tradisional untuk menunda melaut jika kondisi tidak memungkinkan,” tegas Taryo.
Baca juga: Peluang Emas, Pekerja Asal Jateng Disiapkan Jadi Manajer Perusahaan di Jepang
Untuk unsur cuaca lainnya, suhu udara di Cilacap diprakirakan berada pada kisaran 26 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban 60 sampai 90 persen.
Sementara itu, kondisi pasang surut air laut berada pada kisaran 0,3 hingga 1,7 meter, dengan pasang maksimum diprakirakan terjadi sekitar pukul 11.44 WIB dan surut minimum pada pukul 05.13 WIB.
BPBD Cilacap mengimbau masyarakat agar terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG serta segera melaporkan kepada pihak berwenang jika terjadi kondisi darurat akibat cuaca ekstrem.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas, kami harap masyarakat tidak mengabaikan peringatan dini yang sudah disampaikan,” pungkas Taryo. (ray)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Aktivitas-pantai-kemiren.jpg)