Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Cilacap

Rapor Mandek Imbas Konflik Yayasan, Wali Murid SMP Pemda 2 Kesugihan Ngadu ke Dinas P dan K Cilacap

Nur mengaku keterlambatan rapor membuat para orang tua diliputi kekhawatiran

Tayang: | Diperbarui:
Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
Audiensi - Wali Murid SMP Pemda 2 Kesugihan mendatangi Kantor Dinas P dan K Cilacap, untuk melaporkan rapor siswa yang tak kunjung selesai. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP  Kegelisahan orang tua murid pecah di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Cilacap ketika ratusan wali murid SMP Pemda 2 Kesugihan mendatangi kantor tersebut, Kamis (8/1/2026), untuk mempertanyakan rapor siswa yang tak kunjung terbit meski semester pertama telah berakhir.


Para wali murid datang dengan wajah cemas karena polemik internal Yayasan Pembudi Darma yang menaungi sekolah dinilai telah menghambat hak akademik anak-anak mereka.


Sambil membawa poster tuntutan dan berorasi secara tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian, para wali murid meminta pemerintah daerah turun tangan agar persoalan sekolah tidak terus berlarut-larut.


Salah seorang wali murid, Nur, mengaku keterlambatan rapor membuat para orang tua diliputi kekhawatiran, terutama bagi siswa yang kini sudah menginjak kelas IX.


“Kami resah karena rapor belum keluar, padahal ini menyangkut administrasi anak-anak kami, jangan sampai mereka dirugikan oleh konflik internal sekolah,” ujarnya dengan nada tegas.


Selain menuntut kejelasan nilai, para wali murid juga mendesak agar konflik manajemen yayasan segera dituntaskan demi terciptanya suasana belajar yang aman dan kondusif.


“Kami hanya ingin anak-anak bisa belajar dengan tenang tanpa dibayang-bayangi masalah pengurus sekolah,” kata Nur.


Dalam aksi tersebut, perwakilan wali murid diterima audiensi oleh Kepala Dinas P dan K Kabupaten Cilacap, Paiman, untuk membahas solusi konkret atas persoalan tersebut.

Baca juga: Kisah Remaja 16 Tahun di Pati Nikah, Baru Enam Bulan Langsung Cerai


Paiman menjelaskan bahwa nilai siswa belum terinput ke dalam sistem e-Rapor karena adanya kendala teknis dan administratif yang berkaitan dengan pergantian operator sekolah.


“Besok kami akan turun langsung mendampingi proses penginputan nilai sampai selesai agar rapor bisa segera diterbitkan,” kata Paiman.

Baca juga: Kisah Remaja 16 Tahun di Pati Nikah, Baru Enam Bulan Langsung Cerai


Ia mengungkapkan, akar persoalan muncul setelah adanya perubahan akta yayasan dari nomor 5 ke nomor 6 yang berdampak pada pergantian akun operator pengelola data akademik.


“Perubahan ini membuat akses penginputan sempat terhambat sehingga administrasi sekolah ikut tersendat,” jelasnya.


Dalam audiensi, proses dialog berlangsung dengan menghadirkan pihak operator serta kepala sekolah lama dan baru untuk mencari jalan keluar yang menyeluruh.


Hasilnya telah disepakati bahwa rapor siswa akan dibagikan pada Selasa (13/1/2026) pekan depan.


"Guru akan mulai mengerjakan hari ini dan pembagian rapor dijadwalkan Selasa minggu depan," katanya. (ray)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved