Berita Banyumas
Bupati Banyumas Usul Bentuk 'Koperasi Sekunder' di Tiap Kabupaten
Bupati Banyumas Sadewo punya gagasan brilian sukseskan Koperasi Merah Putih. Ia usul bentuk koperasi sekunder untuk dampingi.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Di tengah euforia peluncuran 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menawarkan sebuah gagasan brilian untuk memastikan program raksasa ini tidak hanya seremonial, tetapi benar-benar sukses di tingkat akar rumput.
Ia mengusulkan pembentukan "koperasi sekunder" di setiap kabupaten sebagai lembaga pendamping.
Usulan strategis ini diungkapkan Bupati Sadewo setelah mengikuti acara peluncuran nasional yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring dari Purwokerto, Senin (21/7/2025).
Baca juga: Koperasi Merah Putih Beroperasi Oktober, Pemkab Banyumas Siapkan Dana Rp1,2 Miliar untuk Pembekalan
Menurutnya, kehadiran lembaga pendamping ini krusial untuk mengawal kinerja koperasi-koperasi desa yang baru terbentuk.
"Saya mengusulkan kepada Pak Menteri Koperasi waktu itu, supaya di setiap kabupaten dibentuk koperasi sekunder. Koperasi Sekunder itu fungsinya untuk memberikan pendampingan kepada koperasi desa, agar pelaksanaannya bisa lebih tertib," jelas Bupati Sadewo dalam rilisnya, Selasa 22 Juli 2025.
Gagasan ini lahir dari pemahaman bahwa koperasi tingkat desa yang anggotanya fokus pada masyarakat setempat memerlukan sebuah "induk" di tingkat kabupaten yang bisa memberikan arahan, supervisi, dan bantuan teknis.
Dengan adanya koperasi sekunder, diharapkan operasional koperasi desa menjadi lebih terarah, profesional, dan terhindar dari potensi mismanagement.
Usulan inovatif ini disampaikan seiring dengan komitmen penuh Pemkab Banyumas untuk menyukseskan program Koperasi Merah Putih.
Bupati Sadewo menyambut antusias program yang digagas Presiden Prabowo tersebut sebagai jalan untuk menyejahterakan warga dari tingkat paling bawah.
"Koperasi Desa Merah Putih ini tujuannya untuk menyejahterakan warganya. Harapannya bisa berjalan baik dan sukses," ujar Bupati Sadewo.
Acara peluncuran nasional yang berpusat di Klaten, Jawa Tengah, itu sendiri menjadi tonggak penting upaya pemerintah dalam mendorong swasembada pangan dan pemerataan ekonomi.
Presiden Prabowo dalam arahannya menegaskan bahwa koperasi berbasis gotong royong ini akan menjadi mesin penggerak kesejahteraan di desa.
Dengan gagasan koperasi sekunder, Banyumas tidak hanya menunjukkan diri sebagai partisipan, tetapi juga sebagai inisiator yang proaktif dalam mencari formula terbaik demi keberhasilan program nasional ini.
Usulan ini bisa menjadi model bagi daerah lain untuk memastikan 80.000 koperasi yang baru diluncurkan dapat tumbuh sehat dan berkelanjutan.
| Dinkes KB Hingga Puskesmas di Banyumas Tidak WFH: Tetap Beroperasi Normal demi Layani Masyarakat |
|
|---|
| Grebek Asmari 2026 Segera Digelar di Purwokerto, Ada UMKM Fest Hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis |
|
|---|
| Bukan WFH, Bambang ASN Banyumas Pilih Lari dari Rumah ke Kantor 8 KM |
|
|---|
| Penipuan Berkedok Bisnis Pemotongan Sapi, Warga Banyumas Merugi Rp600 Juta |
|
|---|
| ASN Banyumas Tak Bisa Santai saat WFH Hari Jumat: Presensi hingga On Call Diperketat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20250721-bupati-banyumas-sadewo.jpg)