Berita Jateng
Ramai-ramai Mendaki Gunung Lawu Saat Malam 1 Suro
Pendakian Gunung Lawu yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah dan Kabupaten Magetan Jawa Timur ramai saat Malam 1 Suro
Penulis: Agus Iswadi | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Pendakian Gunung Lawu yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah dan Kabupaten Magetan Jawa Timur ramai saat Malam 1 Suro, Kamis (26/6/2025).
Pantauan di Basecamp Pendakian Gunung Lawu Via Cemoro Kandang Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar pada Kamis pukul 18.30, terlihat beberapa pendaki masih berdatangan untuk melakukan pendakian ke Gunung Lawu. Seperti diketahui personel dari relawan gabungan disiagakan di jalur pendakian Via Cemoro Kandang bertepatan dengan momen 1 Suro.
Petugas Basecamp Cemoro Kandang, Bambang menyampaikan, jumlah pendaki yang melakukan pendakian ke Gunung Lawu Via Cemoro Kandang bertepatan dengan momen Malam 1 Suro mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu.
"Lumayan ada peningkatan dibandingkan tahun lalu, kalau tahun lalu 100-an, sampai jam segini (pukul 18.00) 250-an," katanya kepada Tribunjateng.com. Kamis malam.
Dia menuturkan, pendaki berasal dari wilayah Magetan, Madiun, Solo Raya, Pati, Kudus dan Yogyakarta. Menurutnya cuaca kali ini lumayan bagus meskipun suhunya mencapai 10 derajat celcius pada malam ini. Oleh karena itu para pendaki diimbau supaya membawa perlengkapan seperti jaket, sleeping bag dan lainnya untuk penghangat serta perlengkapan lainnya. Selain itu para pendaki juga diharapkan memperhatikan logistik yang dibawa selama melakukan pendakian.
Baca juga: Punya Potensi Kolang-Kaling hingga Eduwisata, Jatirejo Semarang Masuk 3 Besar Lomba Kelurahan Jateng
"Khusus Malam 1 Suro kemungkinan sampai Minggu dibuka 24 jam. Setelah itu normal (Pukul 02.00 sampai Pukul 17.00)," terangnya.
Dia menerangkan, kebanyakan pendaki yang melakukan pendakian ke Gunung Lawu bertepatan dengan momen Malam 1 Suro merupakan para pendaki ritual.
"Pendakian Malam 1 Suro kebanyakan pendaki ritual," ucapnya.
Sementara itu pendaki asal Sleman Yogyakarta, Wafa Adiba (20) datang bersama 17 orang temannya. Dia berencana akan bermalam di basecamp untuk kemudian melakukan pendakian pada Jumat (27/6/2025) pagi. Dia baru pertama kali melakukan pendakian bertepatan dengan Malam 1 Suro.
"1 Suro biasanya kan ramai mau merasakan itu," ungkapnya. (Ais).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pendakian-lawu-1-suro.jpg)