Berita Banyumas
Jadwal Catat Meter PDAM Banyumas 'Ngaret', Pelanggan Takut Kena Tarif Progresif
Pelanggan PDAM Banyumas keluhkan jadwal catat meter yang tidak menentu pasca Lebaran, khawatirkan tarif progresif. PDAM berikan penjelasan resmi.
Penulis: daniel a | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Seorang pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Banyumas menyuarakan keluhannya terkait jadwal pencatatan meteran air yang dinilai tidak menentu, khususnya setelah periode libur Lebaran.
Pelanggan tersebut khawatir pergeseran jadwal ini dapat menyebabkan lonjakan tagihan akibat sistem tarif progresif.
Aduan masyarakat ini disampaikan oleh pelanggan bernama Raden pada Selasa (17/6/2025).
Baca juga: "Min, Kapan Air Nyala?" Keluhan Warga Puri Indah Banyumas Dijawab PDAM, Normalisasi Butuh Waktu
Ia mendesak PDAM untuk memperbaiki kinerjanya dan memastikan pencatatan meter dilakukan sesuai tanggal untuk menghindari kerugian di pihak konsumen.
"Tolong lah jangan rugikan para konsumen. Lebaran kalian yang TELAT untuk MENCATAT tapi beban kami konsumen yang dikenai," tulis Raden dalam keluhannya.
Kekhawatiran utama pelanggan tersebut terletak pada mekanisme tarif progresif yang diterapkan PDAM.
Jika periode pencatatan melebihi satu bulan normal akibat keterlambatan petugas, akumulasi pemakaian air bisa masuk ke kategori tarif yang lebih tinggi.
"PASTIKAN PER TANGGAL BERAPA KALIAN DATANG MENCATAT JANGAN SE ENAKNYA... Tidak masalah kalo beban air tidak menggunakan tarif progresif," tegasnya.
Klarifikasi PDAM Banyumas
Menanggapi keluhan tersebut, pihak PDAM Banyumas menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.
Dalam jawaban resminya, PDAM menjelaskan bahwa jadwal pembacaan meter memang dapat bergeser karena berbagai faktor di lapangan.
"Terima kasih atas masukannya, Kak Raden. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Jadwal pembacaan meter memang bisa bergeser karena kondisi lapangan seperti cuaca, akses lokasi, dan hari libur," jelas pihak PDAM.
Meski begitu, PDAM Banyumas berkomitmen untuk menjaga akurasi pencatatan agar tidak merugikan pelanggan.
Pihak perusahaan juga menawarkan solusi personal bagi pelanggan yang merasa dirugikan untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.
"Jika kakak berkenan, silakan kirim ID pelanggan atau alamat via DM untuk kami tindak lanjuti. Terima kasih atas perhatian dan pengertiannya," tutup pernyataan tersebut.
| Gempa Gunung Slamet Naik 10 Kali Lipat, BPBD Banyumas Ajak 4 Daerah Lain Rakor Bareng Badan Geologi |
|
|---|
| Berharap Kasus Berjalan Objektif, Tribhata Banyumas Laporkan Penganiyaan pada Mahasiswa D ke DPR RI |
|
|---|
| Tak Mau Warga Pulang Tanpa Obat saat Berobat, Wabup Banyumas Ingatkan Pentingnya Disiplin Susun RKO |
|
|---|
| Pelaku Jelas, Kuasa Hukum Korban Penganiayaan Mahasiswa Purwokerto Minta Segera Ada Tersangka |
|
|---|
| Unsoed Buka Fakta Baru Kasus Penyekapan: Korban Dilaporkan sebagai Pelaku Kekerasan Seksual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20250618-Warga-Banyumas-Protes-Jadwal-Catat-Meter-PDAM.jpg)