Berita Banyumas
"Wis Ora Peta!" Curhat Warga Dukumesem Soal Jalan Rusak, Merasa Hanya Diberi Janji
Dengan dialek Banyumasan, warga Dukumesem mengeluh jalan rusak parah, merasa diabaikan. Kecamatan Kembaran jawab perbaikan masuk rencana APBDes 2025.
Penulis: daniel a | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS – Keluhan terhadap kondisi jalan rusak di Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, kembali disuarakan warga.
Kali ini, laporan datang dari seorang warga Grumbul Dukumesem dengan nada yang lebih personal dan sarat akan kekecewaan, ditulis dalam dialek khas Banyumasan.
Aduan yang ditujukan kepada Bupati Banyumas pada Minggu (8/6/2025) ini menjadi suara hati kedua dari desa yang sama dalam satu hari, menyoroti masalah infrastruktur yang tampaknya sudah mengakar..
Baca juga: Jalan Sikapat Sumbang Dilaporkan Rusak Parah, DPU Banyumas: Sudah Dicek, Masuk Program Pemeliharaan
Curahan Hati Warga: "Mung Disemayani Tok"
Menggunakan ungkapan lokal yang kuat, pelapor menggambarkan kondisi jalan di wilayahnya sudah sangat parah.
"Kie warga desa' dukuwaluh grumbul dukumesem Arep jaluk giline di dandani Laaah pak Wiiis ORA peta bgtttt go' mlaku kendaraan," tulisnya, yang berarti jalan sudah tidak berbentuk dan sangat sulit dilalui kendaraan.
Pelapor juga mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap pihak kelurahan (pemerintah desa).
Menurutnya, warga dan pengurus RT setempat sudah lelah menyampaikan keluhan namun tidak pernah mendapat realisasi.
"Warga LAN RT Eis ORA ina ngomong Ming kelurahan.. engga ee mung disemayani ' tok," lanjutnya, sebuah kalimat yang berarti warga dan RT sudah lelah berbicara dengan pihak desa karena merasa hanya diberi janji-janji saja.
Ada pula perasaan dianaktirikan yang tersirat dalam aduan tersebut.
"Tulung Laah pak .. desa' Kana" Tolih giline pada bagus engga e dukumesem tok Siing Jian ORA diperhatikna," keluhnya, membandingkan dengan kondisi jalan di dusun lain yang lebih baik.
Jawaban dari Kecamatan Kembaran
Menanggapi curahan hati warga Dukumesem tersebut, admin dari Kecamatan Kembaran memberikan jawaban yang sama persis dengan yang diberikan pada aduan sebelumnya dari Desa Dukuhwaluh.
Pihak kecamatan mengonfirmasi bahwa perbaikan jalan tersebut sudah masuk dalam perencanaan anggaran desa untuk tahun depan.
"Untuk perbaikan jalan sudah masuk dalam rencana APDES 2025," tulis admin Kecamatan Kembaran.
Meskipun ada kepastian bahwa perbaikan jalan telah dianggarkan, jawaban standar ini dihadapkan pada keluhan warga yang emosional dan menuntut perhatian segera.
Kini, publik menantikan realisasi APBDes 2025 sebagai jawaban nyata atas keluhan panjang warga Dukuhwaluh.
| Lapangan Alun-alun Purwokerto Dibuka Umum, DLH Siap Tambah Tong Sampah Portable di Lokasi |
|
|---|
| Sadewo Akui Berat Kelola Trans Banyumas Pakai APBD, Akan Buka Jasa Iklan di Badan Bus |
|
|---|
| Akhirnya ALun-alun Purwokerto Dibuka untuk Umum, Rumput Boleh Diinjak |
|
|---|
| Bidik Investasi Asing: Banyumas Ingin Kembangkan Trans Banyumas, Siapkan Rute Baru Bus Listrik |
|
|---|
| Warga Banyumas Tertipu Beli Rumah Fiktif hingga Rp107 Juta Lenyap, Ternyata Terjual Lama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/jalan-rusak-sudan.jpg)