BRI Liga 1 Indonesia
PSIS Semarang Menatap Liga 2, Caretaker Sampaikan Maaf ke Suporter
Kekalahan tersebut membuat PSIS juga gagal meraih kemenangan dalam 12 laga secara beruntun.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG- Nasib kurang beruntung lagi-lagi harus didapatkan PSIS Semarang pda laga lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 setelah pada laga pekan ke-32 kalah tipis 1-2 dari tamunya PSS Sleman pada laga yang berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (9/5/2025) sore.
Kekalahan ini jelas membuat situasi PSIS terjun ke Liga 2 musim depan semakin nyata.
Ya, degradasi ke Liga 2 memang semakin nyata bagi tim Mahesa Jenar yang saat ini tinggal menyisakan dua pertandingan sisa.
Kini, PSIS makin terpuruk di dasar klasemen dengan raihan 25 poin dari 32 laga. Sementara atas hasil ini, PSS Sleman menambah perolehan poinnya menjadi 28 dan masih menempati urutan 17 klasemen.
Terkait laga lawan PSS, dua gol tim Super Elja dicetak oleh Gustavo Tocantins menit 7, serta lewat tendangan titik putih pada menit 42.
Baca juga: Setelah Kakeknya, Kini Ayah Prabowo Sumitro Djojohadikusumo Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Gol balasan tuan rumah dicetak oleh Lucas Baretto menit 68.
Pada laga ini, PSIS banyak menurunkan pemain muda sebagai starter. Hal ini karena banyaknya pemain inti yang cedera yakni Septian David Maulana dan Gali Freitas yang baru ditampilkan di babak kedua.
Lalu Alfeandra Dewangga dan Boubakary Diarra yang absen dalam laga ini juga karena cedera.
Caretaker PSIS Muhammad Ridwan usai laga menyampaikan permohonan maafnya atas kegagalan timnya meraih poin penuh dalam partai krusial tersebut.
"Saya ucapkan permohonan maaf mewakili seluruh staff official dan pemain yang belum bisa memberikan kemenangan hari ini. Tapi kita sudah mengeluarkan seluruh kemampuan yang kita punya, kita yakinkan kepada semua bahwa kita sudah memberikan apa yang terbaik yang sudah kita lakukan di sini," kata Ridwan dalam jumpa pers usai laga.
"Selamat untuk PSS atas kemenangan ini. Saya ucapkan permintaan maaf kepada suporter atas hasil hari ini," jelasnya.
Kekalahan tersebut membuat PSIS juga gagal meraih kemenangan dalam 12 laga secara beruntun.
Ditambahkan Ridwan, terkait situasi tim saat ini diakui sangat sulit. Belum lagi faktor kurang fitnya pemain inti membuat PSIS menurunkan komposisi yang kurang ideal.
"Kondisi saat ini ada dalam situasi sulit. Baik soal kondisi pemain maupun situasi yang ada. Dewangga dan Diarra cedera, David ada masalah terhadap aduktor. David belum pernah berlatih full bersama kita usai lawan Bali United. Gali juga sama, belum fit secara total. Itulah kenapa kita mainkan pemain-pemain muda," kata Ridwan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/09052025-duel-pemain-PSIS-Semarang-Ridho-Syuhada-Putra-dan-pemian-PSS-Sleman-Vinicius-Duarte.jpg)