Liga 1

Kiper Borneo FC Nadeo Argawinata: Tak Ada Tolong Menolong PSIS di Zona Degradasi

PSIS Semarang bertekad menghentikan tren buruk saat menjamu Borneo FC di pekan ke-30 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Jatidiri Semarang.

KOMPAS.com/SUCI RAHAYU
KIPER TIMNAS - Penjaga gawang Borneo FC yang bergabung dengan Tim Nasional Indonesia di SEA Games 2019, Nadeo Agrawinata. Kiper Borneo FC, Nade Argawinata memastikan, timnya fokus untuk memenangkan laga kontra PSIS. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - PSIS Semarang bertekad menghentikan tren buruk saat menjamu Borneo FC di pekan ke-30 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (25/4/2025) sore.

Mahesa Jenar tak pernah menang dalam sembilan laga.

Kegagalan meraih kemenangan dalam sembilan laga tersebut juga turut berpengaruh pada posisi PSIS di papan klasemen.

Baca juga: PSIS vs Borneo FC Liga 1: Redam Serangan Agresif Pesut Etam!

PSIS saat ini berada di zona degradasi.

Mereka masih punya lima laga lagi untuk dimaksimalkan.

Jika tidak mampu berbenah, degradasi ke Liga 2 sudah menanti PSIS

kiper Borneo FC, Nade Argawinata memastikan, timnya fokus untuk memenangkan laga kontra PSIS.

Baca juga: Jadwal dan Prediksi Line Up PSIS vs Borneo FC

Ia juga menegaskan, tidak ada istilah tolong menolong sebab melihat situasi PSIS saat ini tengah terancam degradasi ke Liga 2.

"Jelang akhir musim ini kita masih ada lima laga lagi."

"Tim Borneo FC tentu ingin mengakhiri musim ini dengan baik."

"Kami akan maksimalkan tentunya sisa laga yang ada."

"Kita tetap fokus tetap bisa main maksimal dan bisa menang di laga home ataupun away."

"Kita semua tidak peduli apakah PSIS ada di zona degradasi atau tidak."

"Semua lawan sama."

"Kami harap bisa memenangkan pertandingan besok," tegasnya.

Redam Agresifitas

Pelatih PSIS, Gilbert Agius menambahkan, laga melawan Borneo FC bukan perkara mudah.

Hal ini karena tim Pesut Etam selain dihuni pemain-pemain berkualitas, tim asal Kalimantan Timur itu masih berambisi naik ke posisi lima besar klasemen akhir.

Makanya, kata dia, timnya telah menyiapkan strategi untuk meredam serangan agresif Borneo FC yang dikenal mengandalkan kecepatan lini depannya.

"Borneo FC tim yang sangat bagus, punya pemain bagus."

"Mereka masih berjuang untuk 4 besar."

"Hal yang normal jika besok akan jadi laga yang sulit," kata Gilbert dalam jumpa pers Kamis (24/4/2024).

"Di sisi lain, kami juga harus berkaca pada diri sendiri kita sudah tidak menang dalam waktu yang lama.

Dan itu berpengaruh pada mental, konsentrasi, dan kepercayaan diri pemain," kata dia.

Adapun soal persiapan, ia menyebut sejauh ini berjalan lancar.

Beberapa pemain yang sempat absen juga sudah bisa dimainkan dalam laga melawan Borneo FC seperti Boubakary Diarra, Wildan Ramdhani, dan Delfin Rumbino.

Satu nama yang dipastikan absen yakni Riyan Ardiansyah karena hukuman akumulasi kartu.

"Persiapan kami berjalan bagus, para pemain dalam keadaan fit."

"Tentu kami harap besok menjadi pertandingan yang bagus," ucapnya.

Sementara itu, pemain PSIS Gali Freitas menegaskan, ia dan rekan setimnya siap untuk laga menghadapi Borneo FC.

"Kami tentu usahakan yang terbaik untuk besok melawan Borneo FC."

"Motivasi kami tentu selalu berusaha memberikan yang terbaik."

"Saat ini kami di situasi yang kurang bagus."

"Sebagai pemain kami mencoba berusaha maksimal," katanya. (*)

Baca juga: Deretan Pemain PSIS yang Baru Bisa Dimainkan Kontra Borneo FC, Sebelumnya Absen Lawan Semen Padang

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved