Berita Nasional
Terungkap Agama Asli Gajah Mada, Benarkah Islam?
Asisi Suhariyanto, peneliti sejarah asal Malang memaparkan, untuk menggali agama Gajah Mada, diperlukan sumber primer, bukan sumber sekunder.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, Gajah Mada yang dikenal sebagai mahapatih atau panglima perang kerajaan Majapahit menjadi tokoh yang melegenda sampai sekarang.
Namanya kerap disejajarkan dengan sang raja Hayam Wuruk di puncak kejayaan Majapahit, pada abad ke 14.
Popularitas Gajah Mada melahirkan ragam spekulasi terkait agamanya. Ada isu yang menyebut Gajah Mada beragam Islam dengan nama Gaj Ahmada. Namun klaim itu tidak didukung bukti sejarah yang kuat.
Asisi Suhariyanto, peneliti sejarah asal Malang memaparkan, untuk menggali agama Gajah Mada, diperlukan sumber primer, bukan sumber sekunder.
Ia menyebut prasasti yang sezaman dengan gajah Mada tidak menyebut secara eksplisit agamanya apa. Namun dari Kakawin Nagarakretagama yang kemungkinan ditulis Empu Prapanca tahun 1365, disebut Gajah Mada mendapatkan daerah lungguh, hadiah yang diberikan raja Hayam Wuruk atau semacam perdikan.
Baca juga: Khofifah Terbitkan Ulang Ijazah 31 Eks Karyawan Jan Hwa Diana
Daerah lungguh itu disebut dengan nama Madakaripura.
“Dikasih wilayah untuk dikelola, dari situ hasilnya diambil. Kalau sekarang seperti bengkok lurah,”katanya
Ia mengungkapkan, Madakaripura yang pernah dikunjungi Hayam Wuruk disebut juga dengan nama Kasogatan. Kasogatan diasosiakan dengan tempat peribadatan Agama Budha.
Dari sumber tersebut, Asisi berkeyakinan, agama Gajah Mada adalah Budha.
“Saya percaya agamanya Budha. Gak mungkin Hindhu kalau dia dikasih Kasogatan daerah lungguhnya,”katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/gajah-mada.jpg)