Rabu, 15 April 2026

Berita Kecelakaan

KRONOLOGI Kecelakaan Ranpur TNI AD Anoa vs Truk Trailer di Semarang

Kendaraan tempur atau ranpur TNI AD jenis Anoa milik Batalyon Infanteri 403/Wirasada Pratista terlibat kecelakaan di Kabupaten Semarang.

reza gustav/tribun
KECELAKAAN RANPUR TNI - Situasi pasca-kecelakaan yang melibatkan truk ekspedisi motor dengan rangkaian ranpur Anoa di Jalan Sugiopranoto (jalur Ambarawa-Magelang), tepatnya di depan Rest Area Bedono, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang pada Kamis (20/3/2025) petang. Hingga malam hari, kendaraan sudah di tepi jalan sehingga arus lalu lintas terpantau lancar. (TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kendaraan tempur atau ranpur TNI AD jenis Anoa milik Batalyon Infanteri 403/Wirasada Pratista terlibat kecelakaan di Kabupaten Semarang.

Polisi membeberkan kronologi insiden yang terjadi di Jalan Sugiopranoto (jalur Ambarawa-Magelang), tepatnya di depan Rest Area Bedono, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang pada Kamis (20/3/2025) petang.

Ranpur TNI AD tersebut terlibat kecelakaan dengan truk ekspedisi pengangkut sepeda motor.

Baca juga: Kendaraan Tempur TNI AD Kecelakaan di Semarang

ANOA KECELAKAAN - Kecelakaan melibatkan truk ekspedisi motor dengan rangkaian kendraan tempur TNI AD Anoa di Jalan Sugiopranoto (jalur Ambarawa-Magelang), tepatnya di depan Rest Area Bedono, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang pada Kamis (20/3/2025) petang. (dok warga/istimewa)
ANOA KECELAKAAN - Kecelakaan melibatkan truk ekspedisi motor dengan rangkaian kendraan tempur TNI AD Anoa di Jalan Sugiopranoto (jalur Ambarawa-Magelang), tepatnya di depan Rest Area Bedono, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang pada Kamis (20/3/2025) petang. (dok warga/istimewa) (ist/warga for tribun)

Kapos Lantas Ambarawa, Ipda Yulius Dimas Aditya Pratama mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Hanya (kerusakan) materiil saja dari pihak truk."

"Saat ini penyidik masih di lokasi dan kami juga masih berkoordinasi dengan pihak Denpom di lokasi," kata Ipda Yulius.

Ia menuturkan, saat kejadian, terdapat rangkaian tiga unit ranpur yang tengah dalam perjalanan menuju arah Magelang atau Yogyakarta.

Baca juga: Satu Orang Tewas dalam Kecelakaan Truk vs Sepeda Motor di Jalan Raya Blora-Cepu

Sementara, truk ekspedisi sepeda motor yang tidak bermuatan melaju dari arah sebaliknya.

Semula ranpur paling belakang atau urutan ketiga mengalami gagal pengereman hingga menabrak ranpur kedua.

Ranpur kedua kemudian mengalami hilang kendali hingga menabrak sisi kanan truk dari arah sebaliknya.

"Karena kendaraan kedua hilang kendali, oleng ke kanan."

"Pada saat bersamaan ada truk arah Magelang menuju Ambarawa, karena jarak yang terlalu dekat, untuk kecelakaan tidak bisa dihindarkan yang mengenai sisi kanan truk tersebut," imbuh Ipda Yulius.

Sementara itu, saksi mata kejadian, Anang mengatakan bahwa seusai kecelakaan, kendaraan yang terlibat kecelakaan langsung menutup akses jalan sehingga terjadi kecametan lalu lintas.

"Saya lihat ada ambulans juga, kemungkinan untuk merawat dan membawa tentara yang sebelumnya ada di dalam kendaraan," kata Anang.

Hingga sekitar pukul 19.00 WIB, seluruh kendaraan sudah dievakuasi dan berada di tepi jalan.

Lalu lintas terpantau kembali lancar. (*)

Baca juga: 3 Truk Kecelakaan Beruntun di Bayeman Purbalingga, Sopir Alami Luka-luka

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved