Sabtu, 11 April 2026

Berita Nasional

Kepala Daerah Dilarang Liburan ke Luar Negeri Saat Lebaran, Mei Baru Boleh

Saat dikonfirmasi dalam konferensi pers, Zulhas mengatakan kepala daerah belum saatnya libur yang libur adalah masyarakat.

Penulis: budi susanto | Editor: khoirul muzaki
Budi Susanto/Tribun Jateng
PIMPIN RAPAT - Menko Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas memimpin rapat persiapan menghadapi panen raya dan Idul Fitri di Gedung Grandhika Bhakti Praja Kompleks Pemprov Jateng, Kamis (20/3/2025). Selain membahas produksi pertanian ia juga meminta kepala daerah tak libur dan bepergian ke luar negeri saat masa lebaran. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Tak hanya membahas soal produktivitas pangan, Menko Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas juga meminta kepala daerah tak bepergian ke luar negeri pada masa libur lebaran.


"Bupati walikota jangan libur dulu lah atau berkunjung ke luar negeri lah. Kalau mau libur Mei saya rasa ok," terang Zulhas saat memimpin rapat persiapan menghadapi panen raya dan Idul Fitri di Grandhika Bhakti Praja Kompleks Pemprov Jateng, Kamis (20/3/2025).


Zulhas juga mengatakan, baik kades hingga camat juga bekerja saat lebaran.


Diterangkannya jika rakyat sudah gembira baru kepala daerah hingga kades bisa libur.


Saat dikonfirmasi dalam konferensi pers, Zulhas mengatakan kepala daerah belum saatnya libur yang libur adalah masyarakat.

Baca juga: Jangan Salah Paham Dulu, TNI Aktif Hanya Boleh Isi Jabatan di 14 Kementerian atau Lembaga Berikut


"Jadi harus terus bekerja sampai April, jika masyarakat bekerja baru kepala daerah libur, gantian lah biar kami ikut senang," terang Zulhas disambut beberapa kepala daerah yang hadir dengan kata siap.


Ia juga menersukan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mengajak kades membentuk Koperasi Desa Merah Putih guna mematik perekonomian di desa.


Koperasi Desa Merah Putih yang disebut oleh Zulhas bakal diproyeksikan menjadi pusat ekonomi desa.


Koperasi Desa Merah Putih jiga akan dilengkapi gudang modern dan outlet strategi.


Setidaknya ada tujuh fasilitas yang akan diberikan pada Koperasi Desa Merah Putih.


Seperti tempat distribusi dan logistik, outlet gerai sembako, apotek desa, kantor koperasi, klinik desa, embrio koperasi bank dan cold storage untuk menyimpan hasil pertanian.


Saat ditanya pembiayaan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Zulhas berujar masih akan dibahas lebih lanjut.


"Koperasi Desa Merah Putih merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto. Ya nanti anggaran dari APBN dan APBD, tapi masih akan dibahas lagi," imbuhnya.

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved