Kamis, 9 April 2026

Berita Jateng

Pengendara Pilih BBM Berkualitas, Konsumsi Pertamax dan Pertamina Dex Meningkat saat Libur Panjang

Konsumsi Pertamax di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta, meningkat 19 persen selama libur panjang Imlek 2025.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/IDAYATUL ROHMAH
ANTRE ISI BBM - Sejumlah kendaraan antre mengisi BBM di SPBU rest area Tol Semarang-Batang Kilometer 429, beberapa waktu lalu. Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat kenaikan konsumsi Pertamax dan Pertamina Dex selama libur panjang Imlek 2025. Peningkatan ini diduga karena masyarakat mulai memilih BBM berkualitas. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Konsumsi Pertamax di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta, meningkat 19 persen selama libur panjang Imlek 2025.

Masyarakat diperkirakan mulai memilih bahan bakar minyak (BBM) berkualitas untuk kendaraan mereka saat menempuh perjalanan jauh.

Hal ini diketahui dari data Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) periode 26-29 Januari 2025.

Area Manager Comm Rel and CSR JBT, Taufiq Kurniawan menyebutkan, dibandingkan dengan konsumsi normal harian sebelum long weekend, konsumsi Pertalite mengalami penurunan sebesar 6 persen. 

Sementara, konsumsi Pertamax justru meningkat 19 persen.

"Artinya, untuk perjalanan jauh, masyarakat cenderung memilih BBM berkualitas, secara psikologis takut terkendala selama perjalanan jauh," katanya, Jumat (31/1/2025).

Baca juga: Jelang Nataru, Kebutuhan Pertalite dan Pertamax Series di Banyumas Raya Meningkat 7,4 Persen

Sementara itu, untuk Solar, juga terjadi penurunan konsumsi sebesar 4 persen. 

Menurutnya, penurunan konsumsi Solar ini disebabkan adanya pembatasan melintas kendaraan berat di jalur utama pada tanggal 24-25 Januari dan 29 Januari 2025.

Di sisi lain, Pertamina Dex mengalami kenaikan konsumsi sebesar 15 persen, mengikuti pola psikologi yang sama dengan Pertamax.

Elpiji 3 Kg Masih Favorit

Dalam sektor elpiji, penyaluran elpiji 3 kg menunjukkan peningkatan sebesar 22 persen dibandingkan penyaluran normal harian sebelum long weekend.

Baca juga: Pemerintah Berencana Alihkan Subsidi BBM dan Elpiji 3 Kg ke Perumahan Rakyat, Setuju?

Sementara itu, elpiji nonsubsidi untuk sektor rumah tangga, hanya naik 3 persen. 

Namun, elpiji nonsubsidi yang digunakan untuk sektor komersial dan industri, mengalami kenaikan yang signifikan, yakni sebesar 20 persen.

"Secara umum, untuk aktivitas domestik ini meningkat semuanya," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved