Berita Cilacap

Berawal dari Bakar Sampah, 100 Ton Limbah Pabrik Kayu di Kedungreja Cilacap Ikut Ludes Dilalap Api

Tumpukan limbah sekitar 100 ton milik sebuah pabrik kayu di Desa Kedungreja, Cilacap, terbakar. Api dari pembakaran sampah.

TRIBUNBANYUMAS/UPT DAMKAR CILACAP
Petugas Pos Damkar Sidareja berusaha memadamkan api yang membakar tumpukan limbah kayu di salah satu pabrik kayu di Kedungreja, Cilacap, Sabtu (14/9/2024). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Tumpukan limbah sekitar 100 ton milik sebuah pabrik kayu di Desa Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), terbakar, Sabtu (14/9/2024) siang.

Kepala UPT Damkar Cilacap Supriyadi mengatakan, kebakaran bermula ketika karyawan pabrik kayu tersebut membakar sampah di dekat tumpukan limbah kayu itu.

Dia kemudian meninggalkan sebentar untuk beristirahat.

Namun, saat beristirahat itu, seorang karyawan lain melihat dan mengabarkan kobaran api yang semakin membesar.

"Saat sedang istirahat, saksi 1 Solihin melihat api sudah merambat ke tumpukan limbah kayu dan membakar tumpukan dari limbah kayu tersebut," katanya dalam rilis yang diterima, Minggu (15/9/2024).

Baca juga: Dibakar Cemburu, Pemuda di Cilacap Pukul dan Bekap Kekasih hingga Berujung di Kantor Polisi

Melihat kobaran api yang semakin membesar dan merembet, Solihin berteriak meminta tolong karyawan lain.

Mereka kemudian memadamkan api menggunakan peralatan yang ada sambil menunggu bantuan dari Pos Damkar Sidareja.

"Menerima laporan dari karyawan di sana, petugas Pos Damkar Sidareja langsung meluncur ke lokasi kebakaran," kata dia.

Total ada 8 petugas damkar dan 3 relawan damkar yang berjibaku memadamkan api.

Dengan menghabiskan sebanyak 35.000 liter air, api akhirnya berhasil dipadamkan sekira pukul 19.00 WIB.

"Api dapat di padamkan petugas setelah 4,5 jam melakukan upaya pemadaman," ungkap Supriyadi.

Akibat kebakaran tersebut, pabrik kayu mengalami kerugian material mencapai Rp28 juta dengan estimasi 100 ton limbah kayu yang terbakar.

"Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut, hanya ada kerugian material."

"Penyebab kebakaran karena membakar sampah di samping tumpukan limbah kayu sehingga api merembet," imbuh Supriyadi. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved