Kamis, 4 Juni 2026

Berita Jateng

Kahyangan Run 2024, Sensasi Lomba Lari di Tengah Hawa Dingin Dieng

Dengan ketinggian ini, event ini disebut-sebut menjadi salah satu lokasi tertinggi diadakannya ajang lomba lari di Indonesia.

Tayang:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
Imah Masitoh/Tribun Jateng
Ratusan pelari ikuti ajang event Kahyangan Run 2024 start dari Taman Syailendra, Dieng, Wonosobo, Minggu (7/7/2024). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Dinginnya udara dataran tinggi Dieng tidak mengurangi semangat ratusan pelari dari berbagai daerah mengikuti ajang event Kahyangan Run 2024, Minggu (7/7/2024). 


Berada di ketinggian 2000-2600 mdpl, dataran tinggi Dieng sudah terkenal dengan hawa dinginnya. Namun demikian, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi peserta.


Dengan ketinggian ini, event ini disebut-sebut menjadi salah satu lokasi tertinggi diadakannya ajang lomba lari di Indonesia.


Direktur Utama Geodipa Dieng, Yudistian Yunis menjelaskan, Kahyangan Run 2024 digelar untuk menambah ragam destinasi di kawasan wisata tinggi Dieng.

Baca juga: Bukan Biksu Thudong, Sedulur Sikep Samin Jalan Kaki 56 KM dari Rembang ke Blora Demi Misi Khusus


"Kami ingin ikut andil berkontribusi untuk menambah daya tarik wisata di Dieng, bertepatan juga Geodipa sedang merayakan ulang tahun ke-22," ujarnya.


Ia menjelaskan event Kahyangan Run ini baru pertama kali digelar di Dieng dan akan menjadi agenda rutin setiap tahunnya ke depan.


"Kami akan bikin di tahun berikutnya dan kami sudah bicara dengan berbagai pihak agar ini bisa menjadi kalender tahunan di Dieng," ucapnya.


Menurutnya, event ini cukup potensial untuk dapat berkontribusi mengembangkan pariwisata di kawasan dataran tinggi Dieng.


Terbukti event pertama ini sudah diikuti sebanyak kurang lebih 750 peserta baik lokal Wonosobo dan Banjarnegara hingga luar daerah.


"Kalau di awal ini sudah ada 750 orang yang ikut lari, maka sekurang-kurangnya mereka akan membawa keluarga atau temannya. Dan itu akan berimplikasi langsung pada perekonomian di kawasan Dieng," jelasnya.


Pesona alam dataran tinggi Dieng menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta. Mereka berlari di sepanjang jalur pariwisata kawasan Dieng Wonosobo Telaga Warga  hingga kawasan Dieng Banjarnegara seperti Candi Arjuna.

Baca juga: Seru Kontes Kambing Kaligesing 2024 di Wonosobo, Kambing Juara Ditawar Harga Fantastis


Tidak hanya itu rute jalur lintasan juga ditambah dengan melewati wilayah perusahaan Geodipa yang selama ini tidak dibuka untuk umum.


Dalam event ini dibagi dalam tiga kategori antara lain kategori lari 2 kilometer, 6 kilometer, dan 10 kilometer.


Ia berharap event ini akan berdampak pada perputaran ekonomi di dataran tinggi Dieng dan menjadi wisata yang semakin populer di Jawa Tengah.


"Tahun berikutnya rencananya kita juga ingin ikut mengenalkan geopark di dataran tinggi Dieng. Mungkin kita akan lakukan trail run dengan jarak 100 kilometer untuk mengenalkan spot-spot geopark itu," tandasnya. (ima)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved