Rabu, 15 April 2026

Berita Kebumen

Wisata Milik Pemkab Kebumen Boleh Dikelola BUMDes dan BUMDesma

Bupati Kebumen mendorong agar wisata-wisata milik Pemerintah Kabupaten Kebumen untuk dikelola oleh Bumdes/Bumdesma/swasta

Editor: khoirul muzaki
Istimewa
Pandan Kuning objek wisata baru di Kebumen dikonsep mirip Ancol 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mendorong agar wisata-wisata milik Pemerintah Kabupaten Kebumen untuk dikelola oleh Bumdes/Bumdesma atau pihak swasta.

Hal ini dinilai sebagai langkah terbaik untuk mengembangkan wisata di Kebumen.

Bupati mengatakan, banyak wisata milik Pemkab Kebumen yang belum terkelola dengan baik, sehingga lama kelamaan pengunjungnya kian merosot.

Untuk membangkitkan kembali sektor wisata milik Pemkab, maka perlu inovasi dan perbaikan tata kelola.

"Karena itu kita mendorong agar wisata milik Pemkab Kebumen bisa dikelola oleh Bumdesma atau pihak swasta," ujar Bupati saat acara harlah ke-18 Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Alun-alun Prembun, Minggu 30 Juni 2024.

Baca juga: Waduh Rel Kereta Api Peninggalan Belanda di Banjarnegara Dicuri, Pelaku Tertangkap

Menurutnya, jika wisata milik Pemkab dikelola dengan anggaran APBD, maka akan sangat terbatas dari sisi anggaran. Namun, bila dikelola pihak swasta maka akan lebih leluasa dalam mengembangkan. Khususnya dari sisi anggaran dan tata kelolanya.

"Kalau diserahkan kepada investor kan bisa menjadi lebih leluasa. Jadi nanti bisa dikerjasamakan. Pemkab tentunya masih mendapat keuntungan untuk peningkatan PAD, karena mereka akan membayar retribusi sekian persen untuk pemerintah," tuturnya.

Bupati menyebut, beberapa wisata milik Pemkab Kebumen kini sudah dikelola oleh Bumdesma atau BUMD. Misalnya Pantai Pandankuning, Petanahan dikelola Bumdesma Bodronolo.

Baca juga: Rumah Pensiun Presiden Jokowi Mulai Dibangun, Peletakan Batu Pertama Hanya Dihadiri Keluarga

Pemandian air panas Krakal dikelola BUMD PT. Aneka Usaha Kebumen Jaya.

"Kemudian yang mendekati kontrak itu ada Pantai Suwuk dan Goa Jatijajar itu Insya Allah akan dikelola oleh pengusaha Kebumen," ucapnya.

Bupati menyatakan, bila tidak dikelola pihak ketiga, maka bisa digratiskan.

"Contohnya Pantai Logending, itu konsepnya nanti akan kita gratiskan. Mungkin hanya bayar parkir, sehingga banyak masyarakat yang berwisata dan membawa keuntungan bagi para pedagang kecil," jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved