Minggu, 14 Juni 2026

Berita Cilacap

Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Perairan Selatan dan Samudera Hindia Selatan Jateng

BMKG memperkirakan gelombang tinggi itu akan terjadi sejak pagi ini Rabu (12/6) mulai pukul 07.00 WIB hingga Kamis (13/6) besok pukul 07.00 WIB.

Tayang:
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: khoirul muzaki
Pingky Anggraeni/Tribunbanyumas.com
Gelombang tinggi saat terjadi di perairan Pantai Kamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap, Jumat (15/3). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tunggul Wulung Cilacap kembali memberikan peringatan adanya potensi gelombang tinggi berkisar antara 2,5 - 4 meter.


Gelombang tinggi itu berpotensi terjadi di perairan selatan dan samudera hindia selatan Jawa Tengah, Jawa Barat dan DIY.


Termasuk perairan selatan dan samudera hindia selatan Kebumen dan Cilacap.


BMKG memperkirakan gelombang tinggi itu akan terjadi sejak pagi ini Rabu (12/6) mulai pukul 07.00 WIB hingga Kamis (13/6) besok pukul 07.00 WIB.


Prakirawan BMKG Cilacap Nurmaya dalam rilisnya menyebut, daerah-daerah yang diperkirakan terjadi gelombang tinggi seperti di wilayah samudera hindia selatan Jawa Barat meliputi Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Pangandaran.

Baca juga: Hujan Lagi? Prakiraan Cuaca Cilacap BMKG, Rabu 12 Juni 2024


Kemudian di samudera hindia selatan Jawa Tengah yakni Cilacap, Kebumen dan Purworejo.


"Gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di samudera hindia selatan Yogyakarta," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (12/6).


Selain di samudera hindia selatan Jawa,  gelombang tinggi juga menghantui perairan selatan Jawa Barat.


Seperti perairan selatan Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Pangandaran.


Kemudian Perairan Selatan Jawa Tengah meliputi Cilacap, Kebumen dan Purworejo serta perairan selatan Yogyakarta.


Adapun penyebabnya yakni karena angin yang berhembus cukup kencang.


"Saat ini pola angin di Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin 4-20 knot," ungkapnya.


Sementara itu kata Nurmaya, di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya pola angin bergerak dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 4-20 knot.

Baca juga: Permintaan Trombosit di PMI Banjarnegara Meningkat, Ada Pengaruh Cuaca


Dengan adanya peringatan potensi gelombang tinggi ini, BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.


Selain itu BMKG juga meminta agar wisatawan tidak berenang di laut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


"Kami juga menghimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan update informasi cuaca maritim BMKG," imbaunya. 
(pnk)

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved