Jumat, 15 Mei 2026

Berita Kudus

Rela Terobos Banjir, Nakes Kudus Layani Kesehatan Korban Banjir di Wilayah Terisolasi

Nakes dari Dinkes Kudus diterjunkan untuk memastikan kondisi korban banjir, baik di posko pengungsian maupun permukiman yang terisolasi.

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Rezanda Akbar D
Tenaga Kesehatan Dinkes Kudus menaiki perahu karet untuk memeriksa korban banjir di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Selasa (19/3/2024). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Tenaga kesehatan (nakes) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kudus terus diterjunkan untuk memastikan kondisi korban banjir.

Selain bertugas di posko-posko kesehatan, tak jarang, mereka harus menembus banjir Kudus untuk menjangkau warga yang bertahan di permukiman dan terisolasi banjir.

Seperti halnya tim nakes yang bertugas di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

"Petugas puskesmas dan Dinas Kesehatan ke sini naik perahu, aksesnya lumayan mengerikan karena banyak angin dan arusnya deras," ujar Widayati, anggota tim nakes, Senin (19/3/2024).

Sesampainya di Dukuh Goleng yang sempat terisolir lantaran banjir, dia bersama nakes lain langsung memberi pelayanan dan pemeriksaan.

Beberapa warga juga terlihat berbondong-bondong mendatangi lokasi nakes memberi layanan kesehatan, untuk memeriksakan diri dan mendapatkan obat.

Nakes Dinkes Kudus memeriksa kesehatan korban banjir yang bertahan di permukiman di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Selasa (19/3/2024).
Nakes Dinkes Kudus memeriksa kesehatan korban banjir yang bertahan di permukiman di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Selasa (19/3/2024). (TRIBUNBANYUMAS/Rezanda Akbar D)

Baca juga: Warga Kudus Kesulitan Dapat Elpiji 3 Kg Imbas Banjir, Harga Melambung hingga Rp40 Ribu Per Tabung

Rata-rata, warga mengeluhkan gatal-gatal lantaran mereka masih beraktivitas di tengah genangan air banjir yang kotor.

Sedangkan untuk warga yang terkena sakit parah maka akan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Rata-rata mengeluh gatal-gatal karena air yang kotor. Habis itu, ada yang pusing dan juga sakit perut."

"Di sini ada salep dan obat-obatan yang sudah disediakan," ujarnya.

Baca juga: Motor Harus Dituntun, Banjir di Jalan Kudus-Purwodadi Mencapai 70 Sentimeter

Endang, warga Goleng mengatakan, kehadiran nakes dirasa sangat membantu warga.

"Ya, sangat membantu. Alhamdulillah bisa menolong kami warga yang terdampak banjir. Sni saya periksa, gatal-gatal sama pusing," katanya. (*)

Baca juga: Bocor, Kapal Pengangkut 12 Ton Sembako dan Pakan Udang Tenggelam di Karimunjawa Jepara

Baca juga: 185 Sekolah di Demak Terdampak Banjir, Pembelajaran Dilakukan secara Daring

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved