Piala Dunia U17
Antisipasi Bahan Peledak di Pildun, Tim Satwa dan Gegana Cek Stadion Manahan
Satuan gegana Brimob dibantu tim satwa Polda Jateng sterilisasi kawasan stadion Manahan Solo, yang menjadi venue Piala Dunia (Pildun) U-17, Senin.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Satuan gegana Brimob dibantu tim satwa Polda Jateng sterilisasi kawasan stadion Manahan Solo, yang menjadi venue Piala Dunia (Pildun) U-17, Senin (13/11/2023).
Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi ancaman bahan peledak dan benda berbahaya di venue pertandingan piala dunia FIFA U-17.
Personel dibekali alat detektor dan anjing pelacak menyisir lokasi di luar dan dalam stadion.
Baca juga: Kondisi Lalu Lintas di Solo saat Pildun U-17, Polda Jateng Gunakan 232 CCTV Pantau Arus Lalin
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto menuturkan, sterilisasi merupakan prosedur yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan termasuk aksi terorisme
"Sterilisasi ini dilakukan guna menyiapkan lokasi pertandingan agar aman dari segala bentuk gangguan.
Tentunya setelah berkoordinasi dengan panitia pelaksana pertandingan," ungkapnya, dalam keterangan yang diterima Tribunbanyumas.com.
"Tidak hanya di Stadion, penyisiran juga dilakukan di lapangan latihan.
Baca juga: Kata Wonderkid Barcelona Marc Guiu usai Cetak Gol di Pildun U-17 saat Spanyol Kalahkan Kanada
Setiap jam tim satgas preventif juga melaksanakan patroli," lanjutnya.
Sementara, untuk pengamanan pada saat pertandingan, Kabidhumas menyebut Polda Jateng menyiagakan 4.149 personil gabungan.
"Termasuk kita siapkan pula tim rekayasa arus lalu lintas.
Kami pastikan situasi lalu lintas juga kondusif pada saat laga pertandingan," tandasnya. (*)
Baca juga: Pemain Jateng Berlaga di Pildun U-17, Pj Gubernur Beri Dukungan Langsung di Gelora Bung Tomo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/sterilisasi-tim-satwa-dan-gegana-di-stadion-manahan.jpg)