Berita Nasional
Dukungan NU Dinilai Makin Deras ke Prabowo Jika Erick Thohir Cawapres
“Menurut saya Cawapres untuk Prabowo sebaiknya yang memiliki basis suara yang kuat dan terukur jelas,” paparnya.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Dukungan kalangan Nahdlatul Ulama (NU) dinilai akan semakin solid tertuju ke Prabowo Subianto untuk Pilpres 2024. Hal tersebut bisa didapatkan Prabowo bila menjadikan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendampingnya.
Merujuk pada hasil temuan survei Poltracking Indonesia periode 25 September – 1 Oktober 2023 di Jawa Timur, Erick Thohir berhasil mendapat raihan elektabilitas tinggi. Utamanya pada wilayah yang dikenal basis pemilih NU.
Ketua Umum PSSI itu, berada di posisi puncak teratas dengan elektabilitas sebesar 20,8 persen. Selanjutnya disusul Mahfud MD 17,2 persen barulah kemudian Muhaimin Iskandar 16,7 persen.
“Erick Tohir memiliki basis NU. Keanggotaan Erick Tohir dalam Banser menjadi modal kuat suara sampai akar rumput,” kata Pengamat Politik Pusat Data Riset (Pusdari), Nana Saehuna, Minggu (22/10/2023).
Atas dasar itulah, tambah dia, Erick Thohir menjadi sosok paling tepat untuk mengisi posisi cawapres bagi Prabowo. Kehadiran Erick Thohir akan semakin menguatkan suara dukungan dari kalangan NU.
Lebih dari itu, dia berpandangan gelombang dukungan kuat NU terhadap Prabowo dan Erick Thohir menyasar hingga ke akar rumput. Kondisi demikian tentu modal berharga yang makin menguatkan kemenangan pada Pilpres mendatang.
Hal itu tentunya tidak terlepas dari kedekatan khusus Erick Thohir dengan NU. Apalagi saat ini telah menjadi Anggota Kehormatan Banser NU serta memberi kontribusi aktif dengan sempat menjadi Ketua Steering Committee (SC) Satu Abad NU beberapa waktu lalu.
“Menurut saya Cawapres untuk Prabowo sebaiknya yang memiliki basis suara yang kuat dan terukur jelas,” paparnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Menteri-BUMN-Erick-Thohir-saat-bersama-Capres-Prabowo-Subianto-221023.jpg)