Jumat, 24 April 2026

Berita Nasional

Erick Thohir Cawapres Pendongkrak Kuat Kemenangan Capres 2024

Erick Thohir berada di peringkat pertama dengan tingkat elektabilitas sebesar 19,0 persen.

Penulis: Editor Bisnis | Editor: Editor Bisnis
Istimewa
Menteri BUMN Erick Thohir 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Kehadiran Menteri BUMN Erick Thohir membawa banyak dampak positif secara elektoral besar. Erick Thohir menjadi figur calon wakil presiden (cawapres) yang mampu mendongkrak tingkat keterpilihan Calon Presiden (capres) pada Pilpres 2024.

"Cawapres itu penting untuk dukungan suara capres nanti, seperti ada Pak Erick Thohir di surve ini," kata Guru Besar Ilmu Sosial dan Politik Universitas Airlangga (UNAIR) Prof Kacung Marijan, Sabtu (07/10/2023).

Dia mengungkapkan Erick Thohir memiliki potensi besar untuk dapat diusung sebagai cawapres karena punya daya elektoral sangat kuat. Daya kuat tersebut dinillai membawa keuntungan yang memperbesar peluang kemenangan pada Pilpres mendatang.

Hal tersebut, lanjut dia, kian menjadikan Erick Thohir sosok yang terus mendapat perhatian penuh dari semua kalangan masyarakat. Termasuk partai politik (parpol) pengusung pada Pilpres mendatang.
 
Menurut dia Ketua Umum PSSI itu merupakan figur cawapres yang masuk dalam kriteria capres unggulan. Karakteristik terbuka Erick Thohir membuatnya semakin mudah diterima semua kalangan masyarakat.
 
Hal itu tercermin dari hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Poltracking Indonesia periode 3 - 9 September 2023. Erick Thohir berhasil berada di daftar elektabilitas cawapres teratas pads simulasi sepuluh nama cawapres.
 
Erick Thohir berada di peringkat pertama dengan tingkat elektabilitas sebesar 19,0 persen. Unggul dari Sandiaga Uno dengan elektabilitas 15,7 persen sertaGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat perolehan sebesar 12,4 persen.

Tingginya raihan elektabilitas Erick Thohir, dia menilai, tidak terlepas dari dukungan besar dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Dia memandang Anggota Kehormatan Banser NU tersebut sukses meraih banyak dukungan dari ceruk pemilih NU terbesar yang berada di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

"Suara pemilih, dan daerah ini merupakan basis NU," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved