Berita Jateng
Sampai September 2023, PAD Jawa Tengah Capai Rp 11,8 Triliun
Catatan Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jateng, dari 2018 hingga September 2023. Realisasi PAD terbesar didapat pada 2022.
Penulis: budi susanto | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Angka Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jateng menunjukkan perubahan tiap tahunnya.
Catatan Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jateng, dari 2018 hingga September 2023. Realisasi PAD terbesar didapat pada 2022.
Pada 2018, realisasi PAD Perovinsi Jateng di angka Rp 13,7 triliun.
Kemudian pada 2019, PAD Provinsi Jateng mencapai Rp 14,1 triliun.
Berlanjut pada 2020, PAD di Provinsi Jateng tembus Rp 13,6 triliun.
Baca juga: Simpang Exit Tol Bawen Bakal Dihilangkan Menyusul Kecelakaan Beruntun Tewaskan 3 Orang
Pada 2021, PAD Provinsi Jateng turun menjadi Rp 14,5 triliun.
Total PAD tersebut naik pada 2022 mencapai Rp 16,2 triliun.
Lalu bagimana dengan PAD pada 2023 di Provinsi Jateng?.
Disampaikan Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jateng, realisasi PAD Provinsi Jateng hingga September 2023 mencapai Rp 11,8 triliun.
Angka tersebut 66,3 persen dari target PAD Provinsi Jateng tahun 2023.
“Dalam hal pencapaian target, Pemprov Jateng terus berupaya mempermudah masyarakat dengan menambah jam layanan operasional dan lebih intensif meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak, retribusi maupun pendayagunaan aset milik Pemprov Jateng,” katanya, Senin (25/9/2023).
Nana menambahkan, Pemprov telah melakukan pemetaan dan identifikasi potensi untuk meningkatkan PAD.
Baca juga: 36 siswa SD Wakili Wonosobo Pada Lomba MAPSI Tingkat Jawa Tengah, Pertahankan Juara Umum
Dari penataan yang dilakukan, aset yang dimiliki Pemprov Jateng mencapai 30.301 unit.
Puluhan ribu unit aset itu telah digunakan sebanyak 27.459 unit serta telah dikerjasamakan sebanyak 2.583 unit kepada pihak ketiga.
“Selain itu kami tetap melakukan upaya promosi dan pemeliharaan terhadap aset-aset agar menarik minat investor. Pelayanan prima dan pengembangan sistem informasi pun tetap dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat sehingga hasilnya dapat berkontribusi pada PAD,” imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Kantor-Pemprov.jpg)