PSIS Semarang
Oknum Suporter Gratisan PSIS Semarang Akhirnya Dilaporkan ke Polisi, Palsukan Id Card
Oknum suporter PSIS Semarang yang palsukan id card LOC PT LIB akhirnya dilaporkan ke polisi.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Oknum suporter PSIS Semarang yang palsukan id card LOC PT LIB akhirnya dilaporkan ke polisi.
Panitia pelaksana atau panpel PSIS Semarang resmi melaporkan oknum suporter ke Polsek Gajahmungkur, Rabu 7 September 2023.
Oknum suporter pemalsu id card panitia perangkat pertandingan tersebut terungkap pada saat laga menghadapi Bali United di pekan ke-11 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Jatidiri, Sabtu (2/9/2023) lalu.
Ketua panpel PSIS, Agung Bawono melaporkan oknum suporter bernama Wahyu Eko P (WEP) yang menggunakan id card palsu.
Baca juga: Komdis PSSI Bidik Suporter: Sanksi Perdana bagi Ketua Viking Persib, Datang Laga Tandang vs PSIS
"Kami resmi melaporkan pemalsu id card yakni saudara WEP ke unit reskrim Polsek Gajahmungkur.
Nanti biar proses hukumnya berjalan dan memberi efek jera kepada siapa pun yang menyalahgunakan atau memalsukan baik id card maupun tiket pada saat pertandingan PSIS," ujar Agung Buwono kepada TribunBanyumas.com.
Agung juga berharap dengan dilaporkannya WEP ke Polsek Gajahmungkur tidak akan ada lagi kegiatan pemalsuan di setiap pertandingan kandang PSIS.
Diharapkan pelaporan ini memberikan efek jera kepada suporter yang mencoba-coba mengelabui panitia pertandingan PSIS hanya untuk menonton pertandingan secara gratis.
Agung Buwono mengancam tidak mentoleransi segala bentuk kecurangan.
Baca juga: Nekat! Suporter PSIS Semarang Palsukan Kartu Panitia Lokal LIB Demi Nonton Gratis Laga PSIS
Segala upaya kejahatan baik pemalsuan tiket maupun id card panitia pertandingan akan dilaporkan ke pihak berwajib
"Semoga ke depan tidak ada lagi kasus pemalsuan seperti itu.
Panpel akan menindak tegas terhadap segala pemalsuan dan tidak akan melakukan toleransi serta akan kami bawa ke ranah hukum apabila ditemukan kembali," imbuh Agung.
Sebelumnya, WEP juga sudah diviralkan di media sosial dan pada Minggu (3/9/2023) dan akhirnya pelaku menyerahkan diri dan menemui DPP Panser Biru untuk melakukan mediasi.
Namun pada mediasi, pelaku terus mengelak dan membuat pengakuan palsu sehingga pelaku dibawa ke proses hukum. (*)
Baca juga: Tiga Pemain Timnas U-23 Digeser ke Timnas Senior untuk Hadapi FIFA Matchday, 1 dari PSIS Semarang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/suporter-psis-id-palsu-dilaporkan.jpg)