Senin, 20 April 2026

Berita Wonosobo

Gerombolan Polisi Bersenjata di Wonosobo Night Fashion Carnival, Ada Apa?

Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-78, acara "Wonosobo Night Fashion Carnival" digelar dengan meriah

Editor: khoirul muzaki
Ist
Polisi partisipasi dalam Wonosobo Night Carnival, Sabtu malam 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO- Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-78, acara "Wonosobo Night Fashion Carnival" digelar dengan meriah di Wonosobo.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Polres Wonosobo yang turut tampil dengan kegiatan menarik di alun-alun Wonosobo Sabtu (26/8) malam.


Acara ini bertujuan untuk menggali dan menampilkan kreativitas serta keragaman budaya masyarakat Wonosobo melalui mode, fashion dan kostum yang unik dan menarik.

Kurang lebih 87 peserta dari organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, seniman, komunitas maupun perancang busana tampil dengan berbagai kostum menarik, salah satu peserta yang turut tampil dalam acara ini adalah Polres Wonosobo.

Baca juga: Kecelakaan Truk Boks dan Motor di Rawalo Banyumas, Pemotor Tewas Karena Luka Serius di Kepala


Dengan mengusung tema Polri Pengawal Peradaban Budaya Indonesia dan kolaborasi antara anggota kepolisian, Polres Wonosobo menyajikan penampilan yang istimewa.

Mereka mengenakan seragam dari berbagai kesatuan dan fungsi kepolisian, sembari memberikan pesan-pesan positif kepada masyarakat terkait pentingnya peran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.


Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, mengungkapkan kebanggaannya atas partisipasi aktif Polres dalam acara "Wonosobo Night Fashion Carnival".

Ia berharap melalui penampilan ini, masyarakat dapat semakin mendekatkan diri dengan kepolisian dan merasakan bahwa kepolisian adalah bagian integral dari masyarakat yang selalu siap memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik.


”Selain mengenakan seragam dari berbagai fungsi, Polres Wonosobo juga menampilkan 2 anggota Polri dengan kostum yang terinspirasi dari berbagai suku dan budaya di Indonesia, dan ada anggota yang menarikan tarian sontoloyo atau lengger,” ungkap Kapolres.

Baca juga: Kreasi Mahasiswa Unsoed Sulap Limbah Kulit Durian Jadi Tablet Kumur


Menurut Kapolres, hal ini merupakan perwujudan dari seniman yang polisi dan polisi yang seniman sebagai penjaga peradaban budaya bangsa.

Pihaknya ingin memastikan generasi muda tidak kehilangan warisan luhur budaya bangsa.

Tak hanya peragaan, personel Polres Wonosobo juga membagikan permen, balon dan brosur berisi pesan kamtibmas kepada masyarakat yang menonton.

“Polri bukan hanya sebagai pelindung, pengayom tapi juga sebagai penjaga perdaban dan pejuang kemanusiaan, melalui seni kami ingin lebih dekat dengan masyarakat,” lanjutnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved