Jumat, 24 April 2026

Berita Nasional

Dekat dengan Struktural NU, Jadi Keunggulan Erick Thohir Raup Suara Nahdliyin

“Kalau terkait dengan posisi NU, ini juga menjadikan posisi Erick Thohir ini kemungkinan berhadapan dengan Cak Imin,” ungkap Ari. 

Penulis: Editor Bisnis | Editor: Editor Bisnis
Istimewa
Menteri BUMN Erick Thohir 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Dekat dengan struktural Nahdlatul Ulama (NU) jadi keunggulan Menteri BUMN Erick Thohir untuk mendapatkan suara dari kalangan Nahdliyin jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Erick Thohir yang juga Anggota Kehormatan Banser NU itu dinilai memiliki kedekatan dengan struktural NU dan juga kelompok gusdurian. 

Direktur Eksekutif PARA Syndicate, Ari Nurcahyo mengungkapkan posisi Erick Thohir di NU lebih unggul dibandingkan anggota NU sendiri yakni, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Menurutnya, posisi Ketua Umum PSSI itu lebih dekat dengan kiai dan ulama NU, dibandingkan Cak Imin. 

“Dalam posisi ini sebetulnya posisi Erick Thohir di NU itu kan dekat dengan struktural dan kelompok gusdurian dari PBNU, dari NU, dari pengurus PBNU-nya,” kata Ari, dalam keterangannya, Sabtu (19/8). 

Ari menambahkan, jika melihat rekam jejak dan peluang Erick Thohir pada kontestasi demokrasi mendatang, Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu secara tidak langsung akan berhadapan dengan Cak Imin dalam meraup suara dari pendukung yang berasal dari kalangan NU. Kendati demikian, Ari meyakini Erick Thohir memiliki basis massa tersendiri bagi warga Nahdliyin setelah apa yang ia lakukan bagi salah satu organisasi Islam terbesar di Tanah Air itu. 

“Kalau terkait dengan posisi NU, ini juga menjadikan posisi Erick Thohir ini kemungkinan berhadapan dengan Cak Imin,” ungkap Ari. 

“Erick Thohir ini kan kemarin Ketua Harlah 1 Abad NU, kemudian menerima baret dari gus menteri, dan kemudian Gus Yahya, dia menjadi bagian dari NU menjadi Ansor, Banser, dan bahkan dia ikut di training sebagai bagian dari Ansor atau Banser,” lanjutnya. 

Oleh karena itu, saat ini menurut Ari, posisi antara Erick Thohir dan Cak Imin akan saling beradu dalam rangka merebut suara dari para pemilih NU. Hal itu dikarenakan, kedua sosok itu ada di faksi yang berbeda. 

“Jadi posisi Erick Thohir di NU dan Cak Imin di PBNU itu kan berkontestasi berada pada faksi yang berbeda, jadi Cak Imin itu kan bukan pro Gus Dur, sedangkan Erick Thohir pro Gus Dur, karena memang PBNU sekarang banyak gusdurian,” tutur Ari. 

“PBNU sekarang lebih banyak pendukung gusdurian sementara PKB itu kan ‘pengkhianat’ Gus Dur, Erick Thohir sekarang ada di kubu gusdurian, memang dalam posisi NU begini menjadi menarik melihat posisi Erick Thohir dengan Cak Imin, bagaimana kontestasi di internal perebutan suara tentu akan ketat, antar NU partai dengan NU struktural,” pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved