Jumat, 10 April 2026

Berita Cilacap

Dua Hari Lakukan Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Nelayan Cilacap yang Hilang

Tim SAR gabungan menemukan jasad nelayan asal Nusawungu, Cilacap, setelah melakukan pencarian selama dua hari lamanya.

Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: yayan isro roziki
Istimewa
Setelah melakukan pencarian selama 2 hari, tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi Slamet (45), nelayan asal Nusawungu, Cilacap, pada Minggu (23/7) kemarin. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Setelah melakukan pencarian selama 2 hari, tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi Slamet (45), nelayan asal Nusawungu, Cilacap, pada Minggu (23/7) kemarin.

Slamet sebelumnya diketahui hilang di lautan setelah perahu yang ditumpanginya terbalik akibat terhantam ombak besar.

Kepala Basarnas Cilacap, Adah Sudarsa menyebut, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak 3,6 km ke arah barat dari pantai jetis.

Selanjutnya korban dievakuasi oleh Tim SAR gabungan dan kemudian diantarkan ke rumah duka.

“Korban ditemukan oleh petugas dalam kondisi meninggal dunia 3,6 km kearah barat dari pantai jetis pada pagi hari sekira pukul 06.20 WIB," katanya kepada Tribunbanyumas.com

Sebelum mengevakuasi korban, Basarnas Cilacap mendapat laporan dari tim SAR Jetis bahwa jasad di sekitar pantai Desa Banjarsari, Nusawungu.

Mendapat informasi itu kemudian tim SAR gabungan bergegas menuju titik lokasi terlihatnya jenasah dan langsung mengevakuasinya.

Diberitakan sebelumnya, korban Slamet nelayan asal Nusawungu, Cilacap bersama satu rekannya yakni Sarmin pada Jumat (21/7) pagi sekira pukul 04.40 WIB pergi melaut.

Kedua nelayan berangkat melaut dari pantai jetis dengan mendekati borderan pintu masuk atau breakwater.

Namun saat perjalanan menuju tengah laut, tiba-tiba perahu Cikal Bakal (GT 1) yang mereka tumpangi terhantam ombak besar dan terbalik.

Diketahui kapal juga sempat terhempas kearah bebatuan di sekitaran breakwater. 

Saat itu Sarmin dapat diselamatkan oleh nelayan sekitar, namun Slamet tenggelam sehingga dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.

Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR ditutup dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. (pnk)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved