Kamis, 14 Mei 2026

Berita Jateng

Ada Tradisi Kurban Kerbau di Balik Sejarah Penyebaran Islam di Kudus

Masyarakat Kabupaten Kudus masih menjaga ketat tradisi berkurban dengan kerbau untuk mengganti hewan sapi.

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: khoirul muzaki
Rezanda Akbar D
Suasana Ibadah Iduladha di Masjid Menara Kabupaten Kudus 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS- Masyarakat Kabupaten Kudus masih menjaga ketat tradisi berkurban dengan kerbau untuk mengganti hewan sapi.

Tradisi itu masih dijaga bertahun-tahun lamanya.
 
Humas Yayasan Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus, Denny Nur Hakim mengatakan bahwa Tradisi kurban kerbau sebagai pengganti sapi adalah tradisi yang sudah terjadi pada zaman Sunan Kudus.


"Ceritanya bisa dikatakan adalah strategi Sunan Kudus dalam menyebarkan agama Islam, tidak dengan kekerasan namun pendekatan dengan tradisi budaya. Pada waktu itu Sunan Kudus tidak menyembelih sapi," katanya, Kamis (29/6/2023) 


Hingga saat iduladha tiba, Sunan Kudus atau Ja'far Shadiq menggantikan hewan sapi menjadi hewan kerbau.

Lantaran sapi menjadi hewan yang disakralkan oleh umat Hindu.


"Sehingga saat tiba Iduladha, Sunan Kudus menggantikan hewan sapi menjadi hewan kerbau. Tradisi itu terus berjalan hingga saat ini. Masyarakat Kudus terbiasa dengan berkurban hewan kerbau," ucapnya.

Baca juga: Tahu Mau Disembelih, Sapi Kurban di Cilacap Kabur Ngumpet Ke Garasi Mobil Warga


Tradisi tersebut juga berdampak kepada kuliner di Kabupaten Kudus yang lebih menggunakan bahan dasar daging kerbau ketimbang sapi.


Beberapa kuliner yakni diantaranya satai kerbau, sop kerbau, soto kerbau dan sebagainya.


"Tradisi itu hingga berdampak kepada dunia kuliner di Kabupaten Kudus yang menggunakan daging kerbau ketimbang menggunakan daging sapi," tutupnya. (Rad)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved