Pemilu 2024
Cek DPSHP, Bawaslu Kota Semarang Temukan 335 Nama Warga Sudah Meninggal
Ratusan nama warga meninggal dunia di Kota Semarang tercatat sebagai pemilih dalam Data Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Pemilu 2024.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Ratusan nama warga meninggal dunia di Kota Semarang tercatat sebagai pemilih dalam Data Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Pemilu 2024.
Tak hanya mereka, ratusan nama yang lain, juga tercatat mendapat hak memilih di dua tepat berbeda.
Ini merupakan hasil temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang, Jawa Tengah, yang memelototi data DPSHP jelang Pemilu 2024.
Baca juga: Beredar Spanduk Batalkan Pemilu 2024 dengan People Power di Karanganyar, Siapa Dalangnya?
Anggota Bawaslu Kota Semarang Nining Susanti mengatakan, pihaknya menemukan 335 nama warga meninggal dunia tercatat sebagai pemilih di Pemilu 2024.
"Masih ditemukannya pemilih meninggal dunia sebanyak 335," jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (5/6/2023).
Selain itu, Bawaslu Kota Semarang juga masih menemukan 597 pemilih dengan ketidaklengkapan dan ketidakcocokkan data yang didominasi alamat RT 0 dan RW 0.
"Jumlah pada kategori ini didominasi karena masih terdapat pemilih dengan alamat RT 0 dan RW 0," ungkap Nining.
Data yang diterimanya, terdapat juga data dua pemilih yang saat ini masih berada di lembaga pemasyarakatan dan lima pemilih belum masuk atau belum tercantum dalam DPSHP.
"Kami juga menemukan data potensi pemilih ganda sebanyak 204 pemilih," paparnya.
Baca juga: Usianya Lebih Tua dari Jenderal Soedirman, Napen Warga Banyumas Siap Ramaikan Pemilu 2024
Temuan tersebut, saat ini sudah disampaikan ke jajaran KPU Kota Semarang agar bisa ditindaklanjuti.
Dia meminta KPU melakukan kroscek kembali DPSHP di Kota Semarang.
"Serta, kita minta agar KPU menindaklanjuti hasil pengawasan data jajaran pengawasan Bawaslu Kota Semarang," imbuh Nining.
Selain itu, dia juga meminta agar masyarakat turut serta mengawasi data pemilih sampai nanti ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT).
"Hal ini bisa dilakukan mulai dari lingkup terkecil, semisal mengecek hak pilih anggota keluarga atau orang terdekatnya," kata dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bawaslu Masih Temukan Ratusan Data Pemilih Meninggal Dunia di Kota Semarang".
Baca juga: Peringatan bagi Suporter Liga 1, Erick Thohir: Ingat, Peristiwa Kanjuruhan Masih Ada di Catatan FIFA
Baca juga: 4 Fakta Kasus Tewasnya Tahanan Polresta Banyumas, Ditangkap Sehat Pulang Jadi Mayat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-daftar-pemilih-pemilu-2024.jpg)