Sabtu, 11 April 2026

Berita Nasional

Kinerja Berdampak Pada Masyarakat, Elektabilitas Cawapres Erick Thohir Terkuat

Qodari mengatakan hal ini yang kemudian membuat masyarakat optimis jika Erick Thohir mampu mengemban amanah sebagai orang nomor dua di Indonesia.

Editor: Editor Bisnis
Istimewa
Kinerja Berdampak Pada Masyarakat, Elektabilitas Cawapres Erick Thohir Terkuat 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Kontribusi Erick Thohir sebagai seorang pemimpin di Indonesia kepada masyarakat sudah tidak perlu diragukan lagi. Hal ini kemudian membuat nama Erick Thohir melesat tajam dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Pengamat Politik M Qodari menilai Erick Thohir telah banyak berkontribusi kepada masyarakat melalui berbagai posisi yang diemban sehingga posisi sebagai cawapres terus menguat. Seperti diketahui ia sangat aktif berkontribusi kepada masyarakat melalui Kementerian BUMN sebagai Menteri BUMN, warga Nahdlatul Ulama atau Nahdliyin dan Ketum PSSI.

“Poin pokoknya jika kita berbicara pilpres, Erick Thohir mengisi jabatan – jabatan publik. Penilaian kepada Pak Erick Thohir sebagai salah satu menteri terbaik di kabinet. Walaupun sebenarnya Pak Erick Thohir sudah berproses di ranah publik mulai dari Asian Games,” tutur Qodari.

Seperti diketahui, elektabilitas Erick Thohir sebagai cawapres berada di posisi pertama berdasarkan hasil survei Indo Barometer. Eks Presiden Inter Milan ini jadi cawapres terkuat dengan elektabilitas sebesar 22,9 persen.

“Atributnya kemudian bertambah sebagai Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), bagian dari Nahdlatul Ulama (NU), bagian dari Ansor, bahkan kemarin menjadi panitia harlah ke – 100 NU terakhir menjadi Ketum PSSI,” imbuhnya.

Elektabilitas tersebut berada di atas Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar. Di mana Khofifah hanya mendapatkan elektabilitas sebesar 15,8 persen sedangkan Muhaimin 6,7 persen.

Lebih lanjut Qodari menjelaskan sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir banyak melakukan terobosan. Pemimpin yang dikenal berprestasi tersebut berhasil meningkatkan laba Kementerian BUMN secara konsisten setiap tahun dari Rp 13 triliun di tahun 2020 menjadi Rp 124,7 triliun di tahun 2021.

Kemudian di tahun 2022, laba Kementerian BUMN tercatat sebelum diaudit sebesar Rp 303,7 triliun. Qodari mengatakan hal ini memperlihatkan kompetensi luar biasa Erick Thohir sebagai pemimpin.

Erick Thohir sebagai warga NU aatau Nahdliyin bahkan berkontribusi besar sebagai Ketua SC Panitia Harlah ke – 100. Sehingga acara 1 abad NU bisa terselenggara dengan sukses dan meriah.

Erick Thohir di PSSI juga banyak mengeluarkan terobosan. Mulai dari mendatangi rumah wasit, komitmen memberantas mafia bola di Indonesia, mendengarkan aspirasi dari supporter, pihak Liga 1, 2 dan 3, kemudian pembangunan infrastruktur sepak bola dan pembaharuan kebijakan pembinaan usia dini. 

Qodari mengatakan hal ini yang kemudian membuat masyarakat optimis jika Erick Thohir mampu mengemban amanah sebagai orang nomor dua di Indonesia. Karenanya nama Eks Presiden Inter Milan tersebut mencuat sebagai cawapres terkuat saat ini.

“Dia ada terobosan yang kecil dan besar, keuntungan Kementerian BUMN terus meningkat, artinya di memiliki kompetensi. Jadi apresiasi publik juga semakin luas,” pungkas Qodari. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved