Minggu, 12 April 2026

Liga 1

Bonek Masih Bertahan di Kota Semarang Meski Laga PSIS vs Persebaya Ditunda

Bonek Mania masih bertahan di Kota Semarang, meskipun laga PSIS kontra Persebaya Surabaya ditunda atau batal diadakan pada hari ini, Rabu (8/2/2023).

Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: mamdukh adi priyanto
Muhammad Fajar Syafiq/TribunBanyumas.com
Puluhan Bonek Mania, pendukung Persebaya Surabaya masih bertahan di Kota Semarang meskipun laga big match antara PSIS Semarang kontra Persebaya Surabaya ditunda. Seharusnya, pertandingan bakal berlangsung pada hari ini, Rabu (8/2/2023). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Bonek Mania masih bertahan di Kota Semarang, meskipun laga PSIS kontra Persebaya Surabaya ditunda atau batal diadakan pada hari ini, Rabu (8/2/2023).

Bonek Mania yang merupakan pendukung atau suporter tim sepak bola Persebaya Surabaya tersebut berencana akan kembali ke kota asal pada Rabu.

Seperti diberitakan sebelumnya, laga klasik antar-ibukota provinsi, PSIS vs Persebaya tidak mendapatkan izin dari kepolisian untuk diselenggarakan di Stadion Jatidiri, Kota Semarang.

Seorang Bonek Mania, Toyib (20) mengaku datang dari Surabaya dengan estafet naik truk pada Selasa sekitar pukul 10:00 WIB.

Baca juga: Penjelasan Polisi Soal Tak Dikeluarkannya Izin PSIS vs Persebaya di Stadion Jatidiri Semarang

Bonek Mania, pendukung tim sepak bola Persebaya Surabaya masih bertahan di Kota Semarang meskipun laga big match antara PSIS Semarang kontra Persebaya Surabaya ditunda. Seharusnya, sesuai jadwal laga PSIS vs Persebaya berlangsung di Stadion Jatidiri, pada hari ini, Rabu (8/2/2023).
Bonek Mania, pendukung tim sepak bola Persebaya Surabaya masih bertahan di Kota Semarang meskipun laga big match antara PSIS Semarang kontra Persebaya Surabaya ditunda. Seharusnya, sesuai jadwal laga PSIS vs Persebaya berlangsung di Stadion Jatidiri, pada hari ini, Rabu (8/2/2023). (Muhammad Fajar Syafiq/TribunBanyumas.com)

"(Sampai di Semarang) tadi jam 3 (sore), rencana mau lihat Persebaya di Stadion Jatidiri," ujarnya kepada TribunBanyumas.com, Rabu (8/2/2023).

Toyib beserta rombonganya yang berjumlah sekitar 50-an orang itu pun tak tahu bila laga big match ini batal digelar.

"Belum tahu, pas habis dari sini baru tahu (terkait penundaan laga)," ucapnya.

Saat ini, puluhan Bonek Mania yang telah terlanjur datang ke Semarang sedang beristirahat di SPBU Jalan Arteri Yos Sudarso.

Saat disana, mereka juga sempat didatangi oleh polisi.

Baca juga: Fix! Laga PSIS vs Persebaya Ditunda, Panpel Beberkan Alasannya

"Iya (didatangi polisi) disuruh pulang, tapi nunggu besok, sementara tidur di sini dulu,"

"Tadi anak-anak lagi tidur di sini polisinya datang, dibilangin iya enggak apa-apa disini," jelasnya.

Kedatangan mereka ke Semarang ini murni karena ingin menonton pertandingan sepak bola antara Persebaya vs PSIS Semarang, bukan karena ada maksud lain.

"(Datang ke Semarang) karena jadwal Persebaya, mengawal kebanggaan," katanya.

Baca juga: Laga PSIS Semarang Kontra Persebaya Direncanakan Digelar di Luar Pulau Jawa

Terkait penundaan beberapa pertandingan laga Persebaya ini, ia mengaku kecewa pasalnya sudah datang dari Surabaya naik truk malah tidak jadi main.

"Kecewa, main di Sleman dulu ya udah ada yang berangkat enggak jadi main ditunda ya anak-anak pulang semua," ucapnya.

"Harapanya ya main besok kan udah jauh-jauh dari Surabaya ke sini," imbuhnya. (*)

Baca juga: HASIL Akhir Persebaya vs Persis 0-0: Laskar Sambernyowo Gagal Tembus Pertahanan Bajul Ijo

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved