Berita Pekalongan

Niat Cek Saluran Irigasi Sawah, Warga Gumelar Pekalongan Malah Temukan Mayat Bayi Perempuan

Warga Dukuh Gumelar, Desa Kutosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, digemparkan dengan penemuan mayat bayi di saluran irigasi sawah, Selasa.

Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Dok Polsek Doro
Anggota Polsek Doro, Kabupaten Pekalongan, dan tim medis mengecek mayat bayi yang ditemukan di saluran irigasi sawah di Dukuh Gumelar, Desa Kutosari, Selasa (24/1/2023). Kasus ini masih diselidiki polisi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Warga Dukuh Gumelar, Desa Kutosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, digemparkan dengan penemuan mayat bayi di saluran irigasi sawah, Selasa (24/1/2023) sore.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan sekira pukul 16.30 WIB.

Temuan mayat bayi ini dibenarkan Kapolsek Doro AKP Aries Tri Hartanto, Rabu (25/1/2023).

"Betul, Mas, ada kejadian tersebut. Informasi awal, bayi tersebut ditemukan oleh Heru (33), warga setempat yang hendak mengecek air di sawah."

"Sesampainya di lokasi, melihat benda berwarna putih keabua-abuan," kata Aries saat dihubungi.

Baca juga: Festival Balon Pekalongan Kembali Digelar April 2023. Catat Tanggalnya!

Baca juga: Misteri Penemuan Tiga Mayat di Sungai Sengkarang Pekalongan, Dikaitkan Penggrebekan Sabung Ayam

Baca juga: Perhatian! Kereta Kelinci Dilarang Melintas di Jalan Umum Pekalongan, Hanya Boleh di Tempat Wisata

Kemudian, setelah didekati dan dicek secara teliti, ternyata benda tersebut adalah mayat bayi tertelungkup yang masih ada tali pusar dan ari-ari.

"Melihat itu, saksi Heri bersama warga yang lain melaporkan ke Polsek Doro. Petugas yang datang ke lokasi mendapati mayat bayi tersangkut di saluran air," imbuhnya.

Aries menambahkan, dari hasil pemeriksaan tim medis, Bayi perempuan itu memiliki panjang 35 cm, bagian dada ke kepala berwarna kebiruan dengan kondisi belum terjadi pembusukan.

Aries mengatakan, tim medis diduga, bayi tersebut belum lebih dari 24 jam dilahirkan.

"Atas kejadian itu, kami langsung melakukan penyelidikan. Kemudian, mayat bayi perempuan itu dibawa ke RSUD Kraton untuk dilakukan otopsi," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Rabu 25 Januari 2023: Naik Rp2.000 Per 1 Gram

Baca juga: Bolehkah Penderita Asam Lambung Mengonsumsi Keripik Singkong? Ini Jawabannya

Baca juga: Daftar 9 Klub Liga 2 Yang Menolak Kompetisi Dilanjutkan, Dua dari Jateng, 15 Klub Setuju

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved