Berita Nasional

Cegah Korupsi, Erick Thohir Kumpulkan Direksi BUMN Bersama KPK

“41 direksi saya kumpulkan di tahun yang baru ini untuk terus mengingatkan dua prioritas yakni pencegahan korupsi dan perbaikan sistem,”

Editor: Editor Bisnis
Istimewa
Menteri BUMN RI Erick Thohir 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Menteri BUMN Erick Thohir bekerja nyata dalam upaya pencegahan korupsi di lingkungan Kementerian BUMN.

Terbaru, orang nomor satu di Kementerian BUMN ini menggelar forum acara Pengerahan Pencegahan Korupsi di Lingkungan BUMN bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebanyak 41 direksi perusahaan BUMN dikumpulkan oleh Erick Thohir agar menerima langsung pembekalan dari KPK.

Ia juga mengingatkan kepada direksi perusahaan BUMN, fokus kerja manajemen dalam pemberantasan korupsi adalah upaya pencegahan dan perbaikan sistem.

“41 direksi saya kumpulkan di tahun yang baru ini untuk terus mengingatkan dua prioritas yakni pencegahan korupsi dan perbaikan sistem,” terang Erick Thohir.

Menteri terbaik dan andalan Presiden Jokowi ini menyatakan sejauh ini upaya pembersihan korupsi di Kementerian BUMN terus berjalan.

Namun, masih terdapat oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memainkan aset perusahaan.

Terbukti terdapat indikasi 65 persen dana pensiun karyawan BUMN tengah dalam kondisi tidak baik.

Maka dari itu, ia menggandeng KPK untuk melakukan audit di perusahaan-perusahaan BUMN.

Erick Thohir mengatakan dengan pengungkapan dan perbaikan sistem maka ke depannya dapat mencegah potensi tindak korupsi di tubuh perusahaan BUMN.

Dengan berkurangnya tindakan korupsi di lingkungan Kementerian BUMN, ia percaya maka pelayanan kepada negara dan masyarakat akan menjadi lebih baik ke depannya.

“Dari awal saya punya kesepakatan bersama KPK, pencegahan korupsi. Ketika kita mengadakan proses hukum di kejaksaan, perbaikan sistem. Supaya apa? Setelah baik tidak diulangi lagi,” ujar Erick Thohir.

“Insya Allah dengan sistem yang baik dan insan BUMN yang bertanggung jawab, BUMN bisa terus memaksimalkan pelayanan bagi masyarakat dan kontribusi untuk negara,” tandas Eks Presiden Inter Milan tersebut. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved