Pernikahan Kaesang dan Erina

Presiden Jokowi Minta Maaf ke Warga Yogya dan Solo jika Pernikahan Kaesang-Erina Ganggu Lalu Lintas

Presiden Jokowi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya di Yogyakarta dan Solo terkait acara pernikahan Kaesang-Erina.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Presiden Joko Widodo memberi keterangan terkait rencana pesta pernikahan Kaesang-Erina, usai rapat persiapan terakhir di Ndalem Wuryaningratan Solo, Minggu (4/12/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Presiden Jokowi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya di Yogyakarta dan Solo terkait acara pernikahan putra bungsunya, Kaesang Pangarep dengan Erina Sofia Gudono.

Dia khawatir, acara akad nikah yang digelar di Yogyakarta pada Sabtu (10/12/2022) dan pesta pernikahan di Pura Mangkunegaran Solo, Minggu (11/12/2022), akan mengganggu lalu lintas.

"Saya ingin mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, baik yang di Yogya maupun yang di Solo, atas pernikahan Kaesang dan Erina, apabila nantinya di dalam acara tersebut, mengganggu perjalanan atau menganggu lalu lintas yang ada," ucap Jokowi ditemui wartawan usai menggelar rapat persiapan terakhir di Ndalem Wuryaningratan Solo, Minggu (4/12/2022).

Baca juga: 220 Bus Siap Antar 6000 Tamu Undangan ke Mangkunegaran saat Acara Ngunduh Mantu Kaesang-Erina

Baca juga: Penampakan Undangan Pernikahan Kaesang dan Erina; Dilengkapi Barcode dan Larangan Beri Sumbangan

Baca juga: Kaesang dan Erina Menikah, Ribuan Souvenir Akan Dibagikan antara Loji Gandrung - Pura Mangkunegaran

"Sekali lagi, kami ingin mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang di Yogya maupun Solo. Moga-moga, gak ada yang terganggu. Tapi, kalau ada, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," jelasnya.

Selain itu, Jokowi mengungkapkan alasan dipilihnya Pura Mangkunegaran sebagai lokasi acara pesta ngunduh mantu.

Padahal, diketahui, Jokowi memiliki gedung serba guna Graha Saba Buana di Sumber, Kota Solo.

"Karena gedungnya (Graha Saba) kepakai. Sebetulnya kan kita punya gedung sendiri, yang dulu Mas Gibran dan Mbak Ayang di situ, tapi sudah dibooking oleh masyarakat yang lain."

"Kan kita gak bisa mentang-mentang gedungnya sendiri langsung disuruh pindah gedung, kan gak bisa."

"Alasannya sebetulnya hanya itu," ujarnya. (*)

Baca juga: Jarak Luncuran Guguran Awan Panas Gunung Semeru Makin Panjang, 93 Warga Candipuro Diungsikan

Baca juga: Kapten Pilot Belum Ditemukan, Pencarian Helikopter Polri yang Jatuh di Belitung Timur Diperpanjang

Baca juga: Menikmati Panorama Alam dengan Spot Foto Kekinian di Batu Angkruk Dieng, Banjarnegara

Baca juga: TERUNGKAP Sifat DDS yang Sebenarnya, Tak Disangka Tega Meracuni Keluarganya Hingga Tewas

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved