Gempa Cianjur

UPDATE Gempa Cianjur: 327 Jiwa Meninggal Dunia, 13 Orang Belum Ditemukan

Data terbaru dari (BNPB) menyebutkan bahwa hingga Selasa (29/11/2022) tercatat 327 orang meninggal dunia dan 13 hilang

Editor: Pujiono JS
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Tim gabungan mengevakuasi jenazah yang tertimbun material longsor di Jalan Raya Puncak Cipanas Cianjur, Desa/Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11/2022). Berdasarkan keterangan dari Basarnas, hingga Kamis, 23 November 2022 pukul 9.45 WIB tim gabungan sudah berhasil mengevakuasi 12 jenazah di lokasi longsoran tebing ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CIANJUR - Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) menyebutkan bahwa hingga Selasa (29/11/2022) tercatat 327 orang meninggal dunia dan 13 orang belum diketahui keberadaannya akibat gempa Cianjur, Jawa Barat.

Gempa bermagnitudo 5,6 mengguncang Cianjur dan sekitarnya pada Senin (20/11/2022) sekitar pukul 13.21 WIB.

Dandim 0608/ Kabupaten Cianjur Letkol Arm Hariyanto dalam konferensi pers seperti dikutip dari live streaming Youtube BNPB, Selasa, mengatakan sampai dengan waktu sekarang, jam sekarang, korban jiwa meninggal dunia sejumlah 327 jiwa, hasil pencarian sampai dengan Selasa, 29 November ditemukan 4 jiwa.

Sementara korban hilang tercatat saat ini masih sebanyak 5 orang.

“Korban hilang tersisa 5 jiwa,” ucap dia.

Kendati demikian Hariyanto mengatakan pihaknya menerima laporan orang hilang dari 2 desa yakni Desa Cijedil sebanyak 6 jiwa, dan Desa Mangunkerta 2 jiwa.

Sehingga kata dia, jumlah orang hilang berdasarkan laporan terbaru tersebut menjadi 13 orang yang dilaporkan masih hilang.

"Kemudian apabila dijumlahkan total korban hilang dalam pencarian sejumlah 8 orang. Sehingga total laporan yang hilang sejumlah 13 orang," katanya.

Hingga kemarin, tercatat kerusakan infrastruktur tercatat 26.237 rumah rusak berat, 14.196 rumah rusak sedang, dan 22.786 rumah rusak ringan.

Infrastruktur lain yang mengalami kerusakan yaitu 471 sekolah, 170 tempat ibadah, 14 fasilitas kesehatan, dan 17 gedung perkantoran.

Data titik pengungsian terpilah yang dapat dihimpun BNPB, KemenPPPA, dan UNFPA hingga saat ini tercatat sebanyak 449 titik, dengan total jumlah pengungsi sebanyak 100.330 jiwa.

Tim SAR gabungan mencari korban yang tertimbun longsor akibat gempa di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/11/2022). Tim SAR gabungan kembali menemukan tiga korban sehingga menjadi 321 korban meninggal dan 11 orang belum ditemukan.
Tim SAR gabungan mencari korban yang tertimbun longsor akibat gempa di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/11/2022). Tim SAR gabungan kembali menemukan tiga korban sehingga menjadi 321 korban meninggal dan 11 orang belum ditemukan. (alex suban/tribunnews depok)

Pemkab Cianjur Siapkan Lokasi Relokasi

Sementara itu TribunJabar melaporkan bahwa Pemerintah Kabupaten Cianjur menyiapkan lahan seluas 16,5 hektare di tiga kecamatan bagi warga yang terdampak gempa bumi di Cianjur dengan magnitudo 5,6 SR.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan sejumlah lahan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) untuk lokasi relokasi rumah terdampak gempa Cianjur.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved