Berita Cilacap

Penambang Pasir yang Terseret Arus di Cilacap Tak Kunjung Ditemukan, Tim SAR Perluas Area Pencarian

Hingga hari keempat pencarian, seorang penambang pasir yang terseret arus di muara Sungai Serayu tak kunjung membuahkan hasil.

ist/dok basarnas cilacap
Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap penambang pasir yang tenggelam di muara Sungai Serayu, Karangkandri, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (17/10/2022). Di hari keempat pencarian, tim SAR gabungan memperluas area pencarian di perairan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Hingga hari keempat pencarian, seorang penambang pasir yang terseret arus di muara Sungai Serayu tak kunjung membuahkan hasil.

Kepala Kantor Basarnas Cilacap, Adah Sudarsa menyatakan, hingga Senin (18/10/2022) sore pukul 17.00 WIB korban belum ditemukan.

Oleh karena itu, areal pencarian oleh tim SAR diperluas.

Dalam pencarian di hari sebelumnya, tim SAR gabungan sudah menambah satu tim untuk mencari keberadaan korban.

Baca juga: Kepala BPBD Cilacap Minta Aparat Cari Penyebar Video Hoax Jembatan Serayu Rusak Diterjang Banjir

Kemudian di hari keempat, petugas memperluas area pencarian di air hingga 5 nautical mail (nm).

"Tim SAR gabungan hari ini telah melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran maupun pemantauan di beberapa titik dan membagi tim menjadi tiga tim sejak pukul 07.00 WIB," katanya, dalam keterangan tertulis kepada TribunBanyumas, Senin (18/10/2022) malam.

Adah menyebutkan bahwa tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian sesuai dengan rencana operasi SAR.

Dimana tim 1 dan tim 2 melakukan penyisiran di permukaan air dengan menggunakan rubber boat seluas 5 nautical mail (nm) diantara PLTU Bunton dan PLTU Karangkandri.

Sementara untuk tim 3 melakukan pemantauan darat di sekitar dam PLTU Karangkandri. 

Baca juga: Pencarian Penambang Pasir yang Terseret Arus Sungai Serayu Masih Nihil

Adapun korban dalam pencarian atas nama Budiarto (33) warga Grumbul Winong RT 02 RW 15, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Budiarto diketahui saat itu sedang melakukan penambangan pasir di muara sungai Serayu Karangkandri.

Namun tiba-tiba ombak besar menghampirinya yang membuat kapal yang ditumpakinya terbalik.

Kemudian ia tenggelam dan terbawa arus.

Operasi pencarian akan dilanjutkan pada hari ini Selasa (18/10/2022) mulai pukul 07.00 WIB. 

"Tim SAR gabungan akan terus berupaya dalam melakukan pencarian terhadap korban," imbuhnya.(*)

Baca juga: Prakiraan Cuaca Cilacap Hari Ini Selasa 18 Oktober 2022: Hujan Ringan dan Berawan Tebal

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved