Berita Jateng

Data Pemilih di Jawa Tengah Dikabarkan Dicuri Bjorka, Begini Jawaban KPU Jateng

Data pemilih milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah dikabarkan dicuri hacker Bjorka, beberapa waktu lalu.

Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi hacker. Data pemilih milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah dikabarkan dicuri hacker Bjorka, beberapa waktu lalu. 

Pihaknya mengakui, upaya perlindungan data pribadi belum banyak dilakukan beberapa tahun silam.

Namun, seiring perkembangan teknologi, ia mulai menjaga keamanan data, termasuk dengan sensor 8 digit NIK warga Jateng.

"Karena, kalau tidak disensor nanti juga bisa dihubungi home credit, dan seterusnya. Jadi kita positifnya begitu, secara motif ekonomi saja," jelasnya.

Sebagai informasi, sebanyak 27.709.908 penduduk Jawa Tengah terdaftar sebagai Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) per September 2022.

Jumlah itu merupakan terbesar ketiga di Indonesia, setelah urutan Jawa Barat dan Jawa Timur. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPU Jateng Bantah Kebocoran Data Dicuri oleh Hacker Bjorka".

Baca juga: Hiu Tutul 1 Ton Tersangkut Jaring Nelayan di Pantai Rawajati Cilacap, Evakuasi Butuh Waktu 1 Jam

Baca juga: Psikisnya Terganggu akibat Pemberitaan di Medsos, Rizky Billar Tidak Memenuhi Panggilan Polisi

Baca juga: Polisi Periksa 35 Saksi Terkait Kerusuhan Kanjuruhan Malang, Irwasum dan Propam Ikut Turun Tangan

Baca juga: Bukan Suporter, Ini Temuan Awal Komnas HAM Soal Penyebab Tragedi Kanjuruhan Laga Arema vs Persebaya

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved