Berita Jepara

Viral! Seorang Camat di Jepara Bersitegang dengan Warga, Ternyata Gegara Tanah, Berikut Kronologinya

Video Camat Kembang, Jepara, Jawa Tengah Anwar Sadat bersitegang dengan seorang warga viral di media sosial.

ist/dok warga
Tangkapan layar Camat Kembang, Anwar Sadat (menghadap kamera bersitegang dengan seorang wargadi Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Video Camat Kembang, Jepara, Jawa Tengah, Anwar Sadat bersitegang dengan seorang warga viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Camat Kembang yang berpakaian lengkap dengan seragam dinas berhadap-hadapan dengan seorang warga yang diketahui bernama Agus HS.

Diketahui, cekcok antara dua pria itu terjadi di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara pada Selasa, 27 September 2022.

Ketegangan itu terjadi saat penertiban bangunan milik Agus di objek sengketa.

Baca juga: Pelaku Curanmor di Jepara Ini Maunya Maling Motor Milik Petani, 24 Unit Jadi Korban, Ini Alasannya!

Sebagai informasi, Agus HS dan Pemkab Jepara kini bersengkata terkait kepemilikan lahan di Desa Tubanan.

Dua pihak sama-sama mengklaim sebagai pemilik sebidang tanah yang kini dijadikan jalan ke obyek vital Tanjung Jati B unit 5 dan 6. 

Camat Kembang Anwar Sadat membenarkan bahwa yang ada di viral itu adalah dirinya.

Dia mengungkapkan saat itu ketegangan terjadi karena untuk mempertahankan aset Pemkab Jepara.

"Memang kami sempat bersitegang saat itu.

Namun tidak sampai terjadi benturan fisik," kata Anwar, dalam keterangan yang diterima TribunBanyumas.com, Jumat, 30 September 2022.

Baca juga: Tahan Imbang Tuan Rumah Persikab Bandung 0-0, Pelatih Persijap Jepara: Penyelesaian Akhir Buruk

Dia menjelaskan saat itu sedang menjalankan tugas sebagai camat.

Menurutnya, camat adalah representasi dari pemkab yang diberikan kewenangan bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah.

Antara lain, mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum, mengkoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan serta kegiatan pemerintah daerah di tingkat kecamatan.

"Dalam hal ini AH (Agus HS) sudah menduduki aset pemkab berupa fasilitas jalan umum dengan cara memblokade berupa material batu belah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved