Penembakan Brigadir J

Kuasa Hukum Brigadir J Minta Febri Diansyah Tak Tergiur Honor yang Diberikan Ferdy Sambo

Kamaruddin juga meminta Febri Diansyah tak tergiur dengan honor yang diberikan oleh pihak keluarga Ferdy Sambo.

Editor: Pujiono JS
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kepala Biro Humas Febri Diansyah berpose usai wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/12/2019). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Penunjukan Febri Dianyah sebagai anggota tim kuasa hukum eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi mendapat respons dari kuasa hukum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

Baca juga: Jaksa Agung Burhanuddin Jamin Profesional Tangani Kasus Ferdy Sambo, Pastikan Tak Ada Lobi-lobi

Baca juga: Ferdy Sambo Siap Jalani Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Berharap Peradilan Objektif

Baca juga: Ferdy Sambo Dkk Segera Disidang. Kejagung Nyatakan Berkas Perkara Pembunuhan Brigadir J Lengkap

Seperti sudah diberitakan sebelumnya, dua mantan pegawai KPK, Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang secara resmi telah menjadi kuasa hukum dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

"Bimbinglah kliennya untuk berkata yang benar. Bimbing ke jalan yang benar karena kalau penasihat hukum mengajari kliennya berdosa maka dosa kliennya itu ditanggung oleh penasihat hukumnya," kata Kuasa Hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak di Hotel Santika Premier, Jakarta Barat, Kamis (29/9/2022) seperti diwartakan oleh Tribunnews.com.

Lebih lanjut Kamaruddin juga meminta Febri Diansyah tak tergiur dengan honor yang diberikan oleh pihak keluarga Ferdy Sambo.

Dia mengingatkan dosa bagi pihak yang turut membela kejahatan.

"Jangan gara-gara honor misalnya atau apapun namanya itu dipikul dosa kliennya. Tapi yang benar selamatkan kliennya maka uangnya menjadi halal tidak haram," papar Kamaruddin.

Selain itu Kamaruddin juga menjawab pernyataan Febri Diansyah yang menyatakan akan objektif di dalam penanganan kasus Brigadir J.

Menurutnya, waktu yang akan menjawab tindakan yang diambil Febri Diansyah.

Tim Kuasa Hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam konferensi pers di sebuah hotel di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2022). Mantan Jubir KPK Febri Diansyah (dua dari kiri) mengungkap alasan bersedia membela Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Tim Kuasa Hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam konferensi pers di sebuah hotel di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2022). Mantan Jubir KPK Febri Diansyah (dua dari kiri) mengungkap alasan bersedia membela Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir J. (TRIBUNNEWS/Mario Christian Sumapow)

"Waktu akan membuktikan, kalau objektif akan teruji nanti di persidangan. Sama seperti saya toh saya bilang pembunuhan terencana dan ternyata waktu membukti dalam tiga bulan," ungkapnya.

Dia juga mengingkatkan bahwa Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo juga sempat diduga terlibat di dalam dugaan suap terhadap LPSK maupun ajudannya yang terlibat.

"Karena dia mantan KPK komisi pemberantasan korupsi dan Ibu PC bersama Ferdy Sambo konon diduga mengirimkan "doa" dorongan amplop baik kepada ajudan yang terlibat maupun ke LPSK dan kepada lembaga lainnya," jelasnya.

"Oleh karena itu, dia harus menanyakan mengapa kliennya mengirimkan doa doa itu. Maka karena dia mengetahui buka saja bahwa itu perbuatan melanggar hukum," pungkasnya.

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang telah ditunjuk sebagai kuasa hukum dalam jumpa pers di Rooftop Hotel Erian di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2022).

Baca juga: 2 Mantan Pegawai KPK Bela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Ada Febri Diansyah dan R Aritonang

Baca juga: Banding Ditolak, Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo Diputus Pecat Tidak Dengan Hormat

Baca juga: Bripka RR Akui Terima Uang Rp 500 Juta dari Ferdy Sambo, Upah Terkait Operasi Pembunuhan Brigadir J?

"Di samping kanan saya adalah rekan Febri Diansyah, yang rekan-rekan media pasti sudah sangat mengenal beliau ya," kata pengacara keluarga Sambo, Arman Hanis, dalam kesempatan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved