Berita Salatiga

Krisis Air Bersih Melanda Dusun Kembang Salatiga, Warga Harus Mencari Air hingga Dusun Tetangga

Warga Dusun Kembang, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, mengalami kesulitan air bersih.

Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Hanes Walda
Warga Dusun Kembang, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, mengambil air bersih ke bak penampungan di dusun tetangga, Kamis (29/9/2022). Krisis air bersih dialami warga setiap musim kamarau datang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA – Warga Dusun Kembang, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, mengalami kesulitan air bersih.

Krisis air bersih ini dirasakan sejak Agustus 2022 lantaran sumur mereka mengering dan saluran air bersih PDAM tidak mengalir.

Warga pun harus 'ngangsu' atau mencari air bersih hingga beberapa kilometer.

Warga Kembang, Ita, mengatakan, untuk mendapatkan air bersih, warga mengandalkan bantuan air bersih yang dikirim ke bak penampungan.

"Saya, kalau mengambil air, langsung ke bak penampungan karena di sana sudah dikirim bantuan air. Mengambilnya pun pakai jeriken," kata Ita, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Truk Tronton Terguling di Salatiga, Diduga Salah Jalur setelah Sopir Andalkan Googlemaps

Baca juga: Polisi Tetapkan Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI di Salatiga, Satu Tersangka Kasusnya Dihentikan

Menurutnya, jika tidak ada bantuan air, warga mencari air bersih sampai ke desa sekitar lereng Gunung Merbabu.

"Jaraknya sampai beberapa kilometer. Padahal, sumur yang saya miliki sudah dalam banget tetapi airnya juga sedikit," ungkapnya.

Ita mengatakan, air sumur miliknya masih layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Namun, kalau sering diambil, kadang campur lumpur juga karena kondisi sekarang kan mulai surut," jelasnya.

Saat musim kemarau datang, Dusun Kembang selalu dilanda kekeringan.

Baca juga: Belum Ada Air Bersih, 123 Warga Kutabima Cilacap Masih Bertahan di Pengungsian. Butuh Selimut

Baca juga: Warga Sedulur Sikep Samin Klopoduwur Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

Warga setempat juga sudah mengantisipasi datangnya musim kemarau dengan membuatkan sumur bor namun air masih tidak keluar.

"Dulu itu pernah dibuat sumur bor, sampai beberapa kali tapi tidak jadi terus karena tidak ada airnya," katanya.

Dikatakannya, air sumur mulai mengeluarkan air saat musim hujan tiba.

"Kalau sudah mau musim hujan, mencari air mudah, sumur-sumur juga terisi air. Kalau diambil, tidak sampai berapa meter, air sudah masuk ke timba," ungkapnya. (*)

Baca juga: Dibebaskan dari Kurungan, Remaja Asal Tanjung Banyumas Dievakuasi Kemensos ke RSJ

Baca juga: Asyik Judi Dadu di tengah Kebun Ketela Pati, Sejumlah Warga Lari Tunggang Langgag saat Digerebek

Baca juga: Safin Pati Buka Laga Perdana Liga 3 Jateng dengan Hasil Postif di Kandang PSD Demak

Baca juga: KPU Banyumas ungkap Ada Warga Gagal Daftar Panwascam karena Tercatut sebagai Anggota Parpol

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved