Berita Pati

Kronologi Dua Bocah Usia 1 dan 2 Tahun Tewas Usai Rumahnya Kebakaran di Sidokerto Pati

Kronologi dua bocah yang masih di bawah tiga tahun atau batita yakni berusia satu dan dua tahun meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran di Pati.

Grafis: Bram
ilustrasi kebakaran. Dua bocah berusia satu dan dua tahun di Pati, Jawa Tengah, tewas usai rumahnya kebakaran. Pada saat kejadian keduanya tengah tidur di kamar, sedangkan kedua orangtua mereka sedang pergi bekerja. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Kronologi dua bocah yang masih di bawah tiga tahun atau batita yakni berusia satu dan dua tahun meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran di Dukuh Jambean, Desa Sidokerto, Pati, Jawa Tengah, Sabtu (24/9/2022) pagi.

Dua bocah tersebut yakni berinsial AKZ, perempuan berusia dua tahun, dan MAA, laki-laki berusia satu tahun.

Kedua bocah tersebut meninggal dunia setelah bagian rumah yang ditinggali mereka terbakar.

Kasi Humas Polres Pati, AKP Pujiati mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca juga: Ibu dan Anak Tewas saat Kebakaran Kios HP dan Tempat Tinggal di Purbalingga

Ia menjelaskan, rumah tersebut ialah kontrakan yang ditinggali keluarga beranggotakan lima orang, yakni pasangan orang tua DJT (ayah, 31) dan SN (ibu, 25) bersama ketiga anak mereka, yakni NSA (6), AKZ (2), dan MAA (1).

Namun, saat terjadi kebakaran, di dalam rumah hanya ada dua orang korban yang merupakan anak kedua dan ketiga yakni AKZ dan MAA.

"Sekitar pukul 07.00 WIB, seorang warga melihat kobaran api dari dalam kamar rumah korban.

Ia lalu meminta tolong warga sekitar untuk memadamkan kobaran api.

Api dapat dipadamkan sekitar 20 menit kemudian," kata AKP Pujiati dalam keterangan tertulis kepada TribunBanyumas.com.

Baca juga: Kondisi Terkini Kebakaran RSJD Solo yang Menewaskan 2 Pasien, Polisi Periksa 5 Saksi

Setelah api benar-benar padam, warga baru mengetahui bahwa kedua bocah korban masih berada di dalam kamar rumah.

"Pada saat kejadian, orang tua korban tidak berada di rumah.

Ayahnya bekerja di pabrik kertas di Kabupaten Kudus sementara ibunya sedang mengantar anak sulungnya sekolah di SD, kemudian pergi ke Pasar Puri Baru," jelas AKP Pujiati.

Ia menambahkan, api yang memicu kebakaran diduga berasal dari obat nyamuk bakar di dalam kamar yang membakar kasur kapuk.

Baca juga: Dua Pasien RSJD Solo Tewas dalam Kebakaran di Ruang Puntadewa, Saat Kejadian sedang Diisolasi

Kedua korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD RAA Soewondo Pati.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved